Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan
digtara.com -Aparat keamanan dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT menggagalkan aksi penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau bom rakitan di perairan Desa Haewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga:
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal saat personel KP P. Sukur XXII-3007 melaksanakan patroli rutin dari Pelabuhan Wuring menuju perairan pesisir Maumere, Kabupaten Sikka.
Sekitar pukul 08.00 Wita, personel Ditpolairud Polda NTT melihat sebuah perahu motor warna biru, putih dan kuning yang diawaki dua orang sedang berlabuh di perairan Desa Haewuli.
Baca Juga:"Saat dilakukan pemeriksaan, keduanya mengaku sedang memperbaiki mesin perahu yang rusak," kata Kombes Pol Irwan Deffi Nasution pada Rabu (8/4/2026).
Namun, petugas menaruh curiga karena diatas perahu tidak ditemukan alat tangkap ikan seperti biasa.
Petugas justru menemukan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas pengeboman ikan, antara lain kompresor, kacamata selam, sepatu selam, sarung tangan, korek api, rokok, ember, toples plastik dan tas.
Kedua nelayan yang diamankan diketahui berinisial AB (48), warga Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka dan I (27), warga Desa Kojagete, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Setelah pengakuan tersebut, personel Ditpolairud langsung melakukan penyelaman di sekitar lokasi dan menemukan ratusan ikan mati akibat ledakan bom.
Baca Juga:"Tim kemudian mengangkat seluruh ikan yang mati dan mengamankan barang bukti. Total terdapat 333 ekor ikan hasil pengeboman yang ditemukan di lokasi," jelas Direktur Polairud.
Polda NTT Selesaikan Kasus Investasi Bodong Melalui Restorative Justice
Personil Polres Rote Ndao dan Brimob Polda NTT Penyelamat Paus Pilot Dapat Penghargaan dari Kapolda NTT
Kapolda NTT Bantu Perahu dan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Selatan Indonesia
LBH APIK-Polda NTT Pimpin Gerakan Bersama Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak
Hadiri Festival Paskah 2026, Kapolda NTT Sambut Kunjungan Wapres di Kupang