Petani di Sumba Barat Daya Tewas Tersengat Arus Listrik
digtara.com -Seorang petani di Kabupaten Sumba Barat Daya, Dominggus Tamo Ama (23), meninggal dunia tersengat arus listrik pada Kamis (2/4/2026) malam sekitar pukul 20.00 wita.
Baca Juga:
Warga Kampung Pameli Kinde. Desa Raba Ege, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya ini meninggal dunia di sekitar rumah Yohanis Lelu Bulu (63) di Kampung Pameli Kinde.
Korban datang ke lokasi tersebut karena Yohanis Lelu Bulu mengajak korban dan beberapa pria untuk membantu panen padi.
Sambil menunggu warga yang akan membantunya, Yohanis menyambung kabel listrik untuk memasang lampu di tenda yang dipakai untuk kegiatan injak padi yang sudah dipanen.
Baca Juga:
Selang beberapa saat korban bersama Petrus Ana Mesa (69) dan Gabriel Lelu Ngongo (70) datang ke tenda tersebut.
Korban yang melihat Yohanis Lelu Bulu sedang menyambung kabel listrik untuk memasang lampu di tenda tempat injak padi ikut bergabung dengan Yohanis.
Tanpa bertanya, korban pun mengambil kabel listrik dan memegang colokan yang sudah tersambung arus listrik dari rumah Yohanis tersebut sehingga menyebabkan korban terlempar dan terjatuh ke dalam sawah yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Yohanis Lelu Bulu langsung mengangkat korban sambil berteriak memanggil rekan kerjanya untuk membantu mengangkat korban untuk dibawa ke rumah dan dilarikan/dibawa ke Puskesmas.
Baca Juga:
Yohanis juga datang ke Polsek Wewewa Barat guna menginformasikan kejadian tersebut.
Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Tena Teke, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban dan korban meninggal murni karena tersengat arus listrik.
Piket SPKT Polsek Wewewa Barat langsung menuju ke TKP guna memastikan laporan informasi. Kemudian Kapolsek bersama Kanit Reskrim Polsek, Kanit Intelkam Polsek dan juga Kaur Identifikasi Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya berangkat ke TKP.
Polisi mengamankan barang bukti kabel listrik warna putih dengan panjang kurang lebih 10 meter dan pakaian korban.
Baca Juga:
Kapolsek Wewewa Barat berkoordinasi dengan Camat Wewewa Barat terkait rencana pemulangan jenazah korban di kampung asalnya (rumah orang tua korban ) di kampung Pero, Desa Pero, kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Tersangka Tindak Pidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan Polres Sumba Barat Daya ke Kejaksaan
Bule Perempuan Asal Australia Dicabuli Remaja Pria Saat Menikmati Suasana Pantai Di Sumba Barat Daya
Lagi, Pelajar SMA di Sumba Barat Daya Ditemukan Tewas Gantung Diri
Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas
Patroli Anti Begal Diintensifkan Cegah Tindak Kriminal di Sumba Barat Daya
Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diproyeksikan di Kisaran Rp17.950–Rp18.050 per Dolar AS
Kode Redeem Free Fire Terbaru 8 Juli 2026, Cek Daftar dan Cara Klaim Hadiahnya
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, AADI, BKSL, INCO, dan PTRO Masuk Rekomendasi Analis
Argentina Bangkit dari Ketertinggalan, Taklukkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Kompak Turun! Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu 8 Juli 2026
CEO Gaido Travel Muhammad Ghazi Lepas Keberangkatan Jemaah Umrah Plus Dubai
Jembatan Merah Putih Bantuan Polda NTT Hadirkan Akses Transportasi Bagi Warga dan Siswa di Takari