Rabu, 13 Mei 2026

Modus Pencuri Sapi Di Kupang, Tembak Dengan Senpi Dan Kuliti Sapi Di Tempat

Imanuel Lodja - Kamis, 26 Maret 2026 13:20 WIB
Modus Pencuri Sapi Di Kupang, Tembak Dengan Senpi Dan Kuliti Sapi Di Tempat
ist
Kasat Reskrim dan Kasi Humas Polres Kupang menunjukkan barang bukti Senpi yang dipakai pencuri menembak sapi curian

digtara.com -Polres Kupang mengungkap modus pencurian ternak sapi di wilayah hukum Polres Kupang beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Kapolres Kupang AKBP Rudi JJ Ledo melalui Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Helmi Wildan didampingi Kasi Humas, Ipda Lalu Randi Hidayat menyebutkan kalau tujuh pelaku sudah diamankan.

Ketujuh pelaku merupakan komplotan pelaku pencurian ternak.

Ditemui di Mapolres Kupang, Kasat menyebutkan kalau para pelaku merupakan warga Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang.

Baca Juga:
"Ada satu kepala dusun, ada juga bapak dan anak, dua orang kakak dan adik kandung serta ada dua anak dibawah umur," ujar Kasat.

Kasat menyebutkan kalau dalam aksinya pelaku menggunakan senjata api rakitan.

"Mereka menembak sapi dan (suara tembakan) didengar oleh warga," ujar Kasat.

Berawal saat dua orang tersangka utama, UP alias Banus mencuri sapi dengan cara menembak sapi dan ada warga yang mendengar empat kali tembakan.

Ketika saksi mengecek, mereka menemukan dua pelaku (Banus dan rekannya) dan sapi yang sudah tergeletak.

Saat sapi sudah ditembak di pinggir sungai, kemudian dipotong-potong menjadi beberapa bagian maka mereka memikul daging sapi curian ke rumah kebun untuk dikuliti dan kemudian dibagi-bagi kepada beberapa tersangka.

Baca Juga:
Saksi kemudian memanggil aparat dan mendapati tersangka lain memotong-motong sapi menjadi beberapa bagian agar mudah dibawa.

"Setelah ditemukan oleh beberapa warga dan kepala desa kemudian mereka menghubungi Polsek Fatuleu dan bersama-sama menangkap," ujarnya.

Kaitan dengan kasus ini, polisi sudah mengamankan barang bukti satu pucuk senapan angin yang sudah dimodifikasi jenis PCP merk mauser popor kayu yang selama ini dikuasai oleh tersangka UP alias Banus.

Diamankan pula parang dan pisau yang dipakai tersangka untuk memotong-motong sapi.

"Ada pula empat unit handphone milik tersangka yang dipakai untuk berkomunikasi," tambah Kasat.

Selain itu kayu bulat yang dipakai para tersangka untuk memikul daging hasil curian.

Baca Juga:
"Diamankan pula daging yang sudah disisihkan dan sebagian besar daging sudah mengalami pembusukan," tandas mantan Kasat Reskrim Polres Sumba Timur.

Tim Resmob Satreskrim Polres Kupang mengamankan beberapa orang terduga pelaku pencurian ternak (curnak).

Sebelumnya ada dua pelaku melarikan diri saat aksinya diketahui warga di Dusun Siumate, Desa Naitae, Kabupaten Kupang.

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/92/III/2026/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT atas kejadian yang terjadi pada 15 Maret 2026 lalu.

Dalam proses penyelidikan, tim memperoleh informasi dari sumber masyarakat terkait keberadaan salah satu terduga pelaku, UP, yang diduga bersembunyi di rumah keluarganya milik AM di Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan UP pada petang hari.

Baca Juga:
Tim Resmob melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan terduga lainnya, PT.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, PT diketahui bersembunyi di rumah milik keluarganya, AT yang juga berada di Desa Kalali.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Temui Uskup Agung Kupang, Kapolres Kupang Minta Dukungan Gereja Jaga Kamtibmas

Temui Uskup Agung Kupang, Kapolres Kupang Minta Dukungan Gereja Jaga Kamtibmas

Dalam Sepekan, Tiga Warga Ditemukan Meninggal di Kota Kupang

Dalam Sepekan, Tiga Warga Ditemukan Meninggal di Kota Kupang

IRT di Kupang Dianiaya Suami Dengan Parang Hingga Luka Serius

IRT di Kupang Dianiaya Suami Dengan Parang Hingga Luka Serius

Respon Terhadap Komitmen Pemerataan Percepatan Digital Pendidikan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Respon Terhadap Komitmen Pemerataan Percepatan Digital Pendidikan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Baru Tamat Sekolah, Pemuda di Kupang Diamankan Polisi Karena Diduga Hamili Siswi SMK

Baru Tamat Sekolah, Pemuda di Kupang Diamankan Polisi Karena Diduga Hamili Siswi SMK

Belasan Tahun Pakai Narkoba, Pria Pembawa Narkotika Ke Labuan Bajo Terancam Hukuman Empat Tahun Penjara

Belasan Tahun Pakai Narkoba, Pria Pembawa Narkotika Ke Labuan Bajo Terancam Hukuman Empat Tahun Penjara

Komentar
Berita Terbaru