Ayah ke Sumba Dan Ibu Jadi PMI Di Malaysia, Siswi SMP Di Ende-NTT Ditemukan Meninggal Dunia
digtara.com -MMD (15), seorang remaja putri di Kabupaten Ende, NTT, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Dusun Kekawi'i akhir pekan lalu.
Baca Juga:
Peristiwa ini terungkap saat adik sepupu korban yang masih berusia 8 tahun mencoba memanggil korban di kamarnya.
Karena tak kunjung mendapat sahutan, saksi lain, Maria Ratu Jebe (16), berinisiatif mengecek ke dalam rumah dan kamar korban.
Baca Juga:Seketika Maria pun berteriak histeris sambil menangis saat korban ditemukan dalam posisi tidak bernyawa akibat jeratan tali.
Jajaran Polres Ende bergerak cepat. Tim gabungan dari Piket SPKT 1 Polsek Ende, Satreskrim hingga Unit Identifikasi yang dipimpin Pamapta. Ipda Arif Fauzi segera ke lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kami langsung mengamankan TKP hingga koordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Ndetundora untuk memastikan penyebab kematian," ujar Ipda Arif Fauzi pada Minggu (22/3/2026).
Hal ini menguatkan dugaan bahwa korban murni melakukan tindakan bunuh diri.
Di mata warga sekitar, korban dikenal sebagai pribadi yang cenderung tertutup namun sangat menonjol di sekolah.
Baca Juga:Kepergiannya yang mendadak meninggalkan tanya mendalam bagi kerabat.
MMD selama ini tinggal bersama paman dan bibinya sejak kedua orang tuanya berpisah.
Sang ayah menetap di Pulau Sumba. sementara ibunya mengadu nasib sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
Polres Ende Musnahkan Puluhan Knalpot Brong
Kebakaran Vegetasi di Gunung Iya, Ende, Masih Berlanjut
Jenazah Keenam PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Dipulangkan dari Malaysia
Tiga Pencuri Perangkat Komputer Sekolah di Ende Dibekuk Polisi, Dua Diantaranya Masih Dibawah Umur
Buruh Harian Lepas di Ende Berulang Kali Setubuhi Anak Dibawah Umur