Jumat, 21 Agustus 2026

Lansia di Kupang Ditemukan Meninggal dalam Rumah dengan Kondisi Membusuk

Imanuel Lodja - Kamis, 07 Mei 2026 17:10 WIB
Lansia di Kupang Ditemukan Meninggal dalam Rumah dengan Kondisi Membusuk

digtara.com -DR alias Domi (73), seorang pria Lanjut Usia (Lansia) ditemukan meninggal dunia dalam rumahnya di Jalan Biola, RT 012/RW 003, Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Baca Juga:

Korban yang juga seorang pensiunan ditemukan dengan kondisi tubuh yang sudah membusuk pada Rabu (6/5/2026).

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh sudah bengkak dan mengeluarkan bau serta terdapat belatung.

Salah satu kerabat korban, OMRW (76) mengaku kalau pada Minggu (3/5/2026), ia sempat masuk ke kamar korban dan melihat korban yang juga iparnya dalam posisi tidur terlentang di atas kasur.

Baca Juga:
Ia sempat membangunkan korban namun tidak ada respon sehingga ia mengira korban sedang tidur. IMRW pun keluar dari kamar dan kembali menutup pintu kamar korban.

Adik korban, JK (62) datang ke kamar korban pada Rabu siang untuk mengecek kondisi korban karena sudah beberapa hari korban tidak kelihatan.

Padahal dalam kesehariannya, korban selalu aktif berinteraksi dengan warga lain di sekitar rumah korban.

Saat sampai di depan kamar korban, JK mencium aroma seperti bau bangkai dan dari ventilasi kamar korban terdapat banyak lalat.

Kemudian JK memanggil kerabat yang lain untuk sama-sama mengecek kondisi korban. JK sempat meminta bantuan keponakan korban, Steven (50) yang saat itu kebetulan sementara melintas.

JK meminta Steven mengecek kamar korban. Saat mereka berada di depan kamar korban, Steven melihat melalui ventilasi kamar dan melihat korban sudah dalam keadaan membengkak dan mengeluarkan bau.

Baca Juga:
Steven memberitahu keluarga yang lain dan memberitahukan informasi tersebut serta menghubungi Personil Bhabinkamtibmas Kelurahan Nunhila.

Piket Polsek Alak dipimpin Ps. Ka SPKT III, Aiptu I Kade Mardiana) ke lokasi kejadian dan memasang garis polisi.

Piket Polresta Kupang Kota bersama anggota Inafis kemudian mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang dan polisi yang lain melakukan olah tempat kejadian perkara.

Pihak keluarga menerima kematian korban mengingat usia korban yang sudah lanjut. Perwakilan keluarga kemudian menandatangani berita acara penolakan otopsi diwakili adik kandung korban, Marthen K.

Jenazah korban kemudian disemayamkan di rumah duka di Jalan Biola, Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Kapolsek Alak, AKP I Ketut Setiyasa membenarkan kasus ini dan mengaku sudah ditangani pihak kepolisian serta jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga:
"Iya benar, sudah ditangani dan keluarga ikhlas menerima kematian korban," ujar Kapolsek pada Kamis (7/5/20226).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran Pasca Gempa Susulan di NTT

Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran Pasca Gempa Susulan di NTT

Dua Gempa Susulan Guncang Manggarai, Kapolres Himbau Warga Jangan Panik Tapi Tetap Waspada

Dua Gempa Susulan Guncang Manggarai, Kapolres Himbau Warga Jangan Panik Tapi Tetap Waspada

Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa

Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa

Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas

Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas

Sejumlah Instansi Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Bumi di Manggarai Barat

Sejumlah Instansi Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Bumi di Manggarai Barat

Komentar
Berita Terbaru