Kebakaran Vegetasi di Gunung Iya, Ende, Masih Berlanjut
digtara.com -Kebakaran vegetasi yang melanda lereng dan kawasan sekitar kawah Gunung Iya, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, telah berlangsung sejak Minggu, 8 Maret 2026.
Baca Juga:
Laporan Badan Geologi Kementerian ESDM menyebutkan kalau kebakaran bermula dari area lereng dan merambat mendekati puncak gunung.
Pemantauan melalui CCTV di Pos Pengamatan Gunung Iya menunjukkan bahwa titik api kini terkonsentrasi di sekitar kawah pusat gunung api tipe strato ini, yang memiliki ketinggian 637 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga:Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria menyatakan bahwa titik api diduga berada atau terperangkap di antara rekahan-rekahan pada tubuh gunung. Kondisi ini menyebabkan api sulit dipadamkan sepenuhnya dan terus bertahan di area tersebut, meskipun vegetasi permukaan telah terbakar.
"Diduga titik api berada atau terperangkap di antara rekahan-rekahan pada tubuh gunung tersebut sehingga api masih bertahan di area tersebut," ujar Lana Saria dalam keterangan resmi pada Sabtu (14/3/2026).
Rekahan-rekahan ini sebelumnya telah diketahui ada di sekeliling kawah aktif Gunung Iya, menandakan adanya zona lemah di dalam struktur gunung api.
Tidak ada indikasi erupsi atau peningkatan kegempaan vulkanik yang menyertai peristiwa ini.
Kebakaran menghasilkan asap cukup pekat karena vegetasi di sekitar kawah masih relatif hijau, sehingga mudah teramati dari kejauhan, termasuk hingga mendekati pesisir pantai di wilayah Ende.
Baca Juga:
Dirjen Puji: Lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Miliki Peran Strategis dalam Ekosistem Haji dan Umrah
Kapolres TTU dan Anggota Bagi-bagi Bendera Merah Putih Kepada Warga Masyarakat
Sambil Patroli, Kapolres Belu Bagi Bantuan dan Bendera Merah Putih di Tapal Batas
Puluhan Calon Tenaga Kerja Diamankan Polres Ende Saat ke Kalimantan
Satresnarkoba Polres Ende Bongkar Jaringan Peredaran Ganja, Satu Pelaku Masih Buron