Bawa Makanan Khas Daerah Bungkuslah Pakai Plastik Transparan Agar Tak Dibongkar
digtara.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dari Tugas dan Fungsi Perlindungan Jemaah (Tusi Linjam), Jumardi, mengingatkan para calon jemaah haji agar lebih berhati-hati ketika membawa makanan khas daerah.Peringatan ini disampaikan lantaran ia telah lima kali harus membongkar koper jemaah yang telah dikemas rapi.
Baca Juga:
- Rela Tinggalkan Jabatan, Ribuan PNS Berebut Kesempatan Ingin Berkhidmat Melayani Tamu Allah di Kemenhaj
- Kemenhaj Gandeng BKN Perkuat Transparansi, CAT PPIH 2027 Non Nakes Digelar Serentak 35 Titik Se-Indonesia
- Kemenhaj Himbau Peserta Seleksi PPIH 2027 Tetap Tenang, Verifikasi Terus Berjalan dan CAT Digelar Dua Gelombang
"Tadi pagi saya bongkar koper milik jemaah asal Surabaya karena ada barang yang mencurigakan. Setelah dibuka, ternyata isinya petis 5 kilo dan ikan asin," kata Jumardi, Selasa (28/04/2026).
"Dia bawa petis 5 kilo ditaruh di plastik yang divakum, kemudian dibungkus lagi plastik hitam, terus dilakban kuning," imbuhnya.
Jumardi menerangkan, pihak Arab Saudi tidak melarang jemaah membawa makanan khas daerah. Namun, jemaah harus pandai-pandai mengemas, karena pihak imigrasi Arab Saudi akan mencurigai jika terdeteksi x-ray.
Baca Juga:
Agar koper tidak dibongkar, kata Jumardi, para calon jemaah yang belum berangkat bisa mengemas petis atau makanan khas daerah lainnya dengan plastik yang transparan.
"Kemasannya transparan saja, jangan sampai mencurigakan," tutupnya. (San).
Rela Tinggalkan Jabatan, Ribuan PNS Berebut Kesempatan Ingin Berkhidmat Melayani Tamu Allah di Kemenhaj
Kemenhaj Gandeng BKN Perkuat Transparansi, CAT PPIH 2027 Non Nakes Digelar Serentak 35 Titik Se-Indonesia
Kemenhaj Himbau Peserta Seleksi PPIH 2027 Tetap Tenang, Verifikasi Terus Berjalan dan CAT Digelar Dua Gelombang
Seleksi PPIH Arab Saudi 2027 Resmi Dibuka, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan 2027. Simak jadwalnya!
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta, Kemenhaj Turun Tangan
Lepas 441 Lulusan, Dekan FH Unissula: Jadilah Pemimpin dan Teladan Penegakan Hukum
Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL
Ditemani Kapolres Sumba Tengah, Kapolres Sumba Barat Melayat ke Rumah Duka Bawa Bantuan
Masalah Asmara Mahasiswa di Kupang Berujung ke Laporan Polisi
Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas
7 HP Murah Layar Curved September 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
Kapolda dan Wagub NTT Terima Penghargaan Bintang Veteran Dari LVRI