Buruh Harian Lepas di Ende Berulang Kali Setubuhi Anak Dibawah Umur
digtara.com -DM, buruh harian lepas di Kabupaten Ende, NTT dilaporkan ke polisi atas dugaan kasus cabul dan persetubuhan anak dibawah umur.
Baca Juga:
Laporan kasus ini tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/29/III/2026/SPKT/Satreskrim/Polres Ende/Polda NTT, tanggal 1 Maret 2026.
Kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Penyidikan nomor SP.SIDIK/80/III/RES.1.24/2026/Reskrim, tanggal 2 Maret 2026.
Baca Juga:Dalam keterangannya, Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata menyebutkan penyidik sudah menetapkan DM sebagai
"DM menjadi tersangka. Ia diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas," ujar Kapolres Ende pada Selasa (10/3/2026).
Kasus tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di wilayah Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende masih ditangani penyidik Satreskrim Polres Ende.
Peristiwa pertama terjadi pada 6 Januari 2026 sekitar pukul 20.30 Wita, kembali terjadi lagi pada 19 Januari 2026 sekitar pukul 03.00 Wita dan yang terakhir pada 25 Februari 2026 sekitar pukul 00.00 Wita.
Dalam setiap kejadian tersebut, tersangka diduga melakukan tindakan persetubuhan dan pencabulan terhadap korban yang masih berstatus anak.
Baca Juga:Aksi tersebut dilakukan di dalam kamar korban saat situasi rumah sedang sepi.
Tersangka juga diduga melakukan ancaman terhadap korban agar tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada orang lain.
Dalam proses penyidikan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, yakni F.B., D.G., Y.T., dan Q.I.
Ditinggal Sendiri Dalam Rumah, Balita di Ende Tewas Terjebak Kebakaran Rumah
Dua Anggota Polres Ende Di-PTDH
Kapolda NTT Resmikan Mako Satpolairud Polres Ende
PPIU Diminta Taat Aturan dalam Penanganan Jemaah Umrah Terdampak Eskalasi Timur Tengah
Elemen Mahasiswa Dan Warga Di Ende Demo Tolak Penggusuran Bangunan Di Pesisir Pantai