Puluhan Warga Datangi DPRD Kabupaten Kupang Pertanyakan Proses Bagi Anggota Dewan Terlibat Kekerasan Seksual
digtara.com -Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ALARAM) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Kupang, Civic Center Oelamasi, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Rabu (25/2/2026).
Baca Juga:
- Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota
- Sampaikan Sejumlah Tuntutan Atas Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PMKRI-DPRD TTU Teken Nota Kesepahaman Bersama
- BK DPRD TTU Didesak Segera Putuskan Kasus Etik, Keluarga Dokter Icha Siapkan Laporan ke Polisi
Massa aksi yang berjumlah sekitar 60 orang sebelumnya berkumpul di depan Kantor Sosial Kelurahan Naibonat.
Selanjutnya massa melakukan orasi di pintu masuk Civic Center sebelum bergerak menuju Kantor DPRD menggunakan satu unit kendaraan roda empat (pick up) dan sekitar 15 unit kendaraan roda dua.
Baca Juga:Di Kantor DPRD Kabupaten Kupang, massa kembali melakukan orasi dengan menyampaikan sejumlah tuntutan.
Tuntutan antara lain meminta pembatalan keputusan Badan Kehormatan DPRD, mendesak proses hukum terhadap terduga pelaku sesuai peraturan perundang-undangan, serta menegaskan penegakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Pada siang hari, massa berencana melakukan audiens dengan Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Kupang.
Melalui koordinasi yang difasilitasi aparat kepolisian, perwakilan ALARAM kemudian melakukan pertemuan dengan pihak Sekretariat Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Kupang untuk menyampaikan aspirasi serta meminta penjadwalan ulang audiens.
Baca Juga:Koordinator lapangan ALARAM menyampaikan bahwa pihaknya akan kembali mendatangi Kantor DPRD dalam waktu tiga hari ke depan guna menindaklanjuti tuntutan tersebut.
Pengamanan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kupang, AKP Made Kumara dan Kapolsek Kupang Timur, Iptu Tobhias D. Naraha.
Baca Juga:
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota
Sampaikan Sejumlah Tuntutan Atas Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PMKRI-DPRD TTU Teken Nota Kesepahaman Bersama
BK DPRD TTU Didesak Segera Putuskan Kasus Etik, Keluarga Dokter Icha Siapkan Laporan ke Polisi
Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil
Anggota Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Katolik Naioni