Rabu, 25 Februari 2026

Tiga Hari Hilang, Siswi SMP Diduga Korban Penganiayaan di Sikka Ditemukan Meninggal Dalam Kali

Imanuel Lodja - Rabu, 25 Februari 2026 11:19 WIB
Tiga Hari Hilang, Siswi SMP Diduga Korban Penganiayaan di Sikka Ditemukan Meninggal Dalam Kali
ist
Tiga Hari Hilang, Siswi SMP Diduga Korban Penganiayaan di Sikka Ditemukan Meninggal Dalam Kali

digtara.com -STN (14), pelajar kelas II SMP MBC Ohe, Kabupaten Sikka, NTT sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (20/2/2026).

Baca Juga:

Ia pamit dari rumahnya di Dusun Romanduru, Kabupaten Sikka untuk mengambil gitar yang dipinjam seorang teman.

Jarak rumah korban dengan rumah yang dituju hanya sekitar 500 meter—jarak yang bagi warga setempat bukanlah sesuatu yang mengkhawatirkan.

Namun hingga Jumat petang, korban tanpa kabar. Hingga pukul 20.00 Wita, korban tak kembali.

Baca Juga:
Keluarga yang diliputi kegelisahan segera mencari ke rumah kerabat dan lingkungan sekitar.

Malam itu, harapan masih menyala. Tetapi hari demi hari berlalu tanpa jejak.

Ironisnya, rumah yang terakhir didatangi korban diketahui dalam keadaan kosong sejak hari hilangnya korban.

Fakta ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Pada Minggu (22/2/2026), keluarga melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Kewapante, Polres Sikka-Polda NTT.

Aparat kepolisian bersama keluarga dan warga mulai menyisir sejumlah titik yang dicurigai.

Baca Juga:
Senin (23/2/2026) siang, pencarian kembali dilakukan dengan memperluas radius penyisiran.

Sekitar pukul 14.00 Wita, seorang warga, Emanuel Mula (46), mencium bau menyengat dari arah Kali Watuwogat.

Rasa curiga membawanya mendekati tumpukan batu, rerumputan, dan potongan bambu yang tampak tidak lazim.

Tumpukan itu seperti sengaja disusun. Ketika diperiksa lebih dekat, terlihat bagian tubuh manusia di balik susunan material alami tersebut.

Warga yang dipanggil untuk memastikan, akhirnya menyadari bahwa sesosok jasad perempuan berada di bawah timbunan itu.

Dugaan kuat mengarah pada STN, siswi yang hilang sejak tiga hari sebelumnya. Suasana berubah mencekam.

Baca Juga:
Tangis keluarga pecah di lokasi. Informasi segera diteruskan kepada aparat desa dan kepolisian.

Sekitar pukul 15.00 Wita, personel Polsek Kewapante bersama Tim Inafis dari Polres Sikka tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi dipasang, warga diminta menjauh, dan proses identifikasi dilakukan secara cermat.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere guna pemeriksaan medis lebih lanjut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Sikka Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus TPPO 13 Pekerja Pub

Polres Sikka Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus TPPO 13 Pekerja Pub

Kasus Naik ke Penyidikan, Polres Sikka Tetapkan Tersangka Kasus TPPO 13 LC

Kasus Naik ke Penyidikan, Polres Sikka Tetapkan Tersangka Kasus TPPO 13 LC

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Elemen Masyarakat di Sikka Desak Polisi Tuntaskan Kasus TPPO

Elemen Masyarakat di Sikka Desak Polisi Tuntaskan Kasus TPPO

Gubernur Jawa Barat Desak Pelaku Eksploitasi 13 LC di Sikka-NTT Dijadikan Tersangka

Gubernur Jawa Barat Desak Pelaku Eksploitasi 13 LC di Sikka-NTT Dijadikan Tersangka

Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan

Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan

Komentar
Berita Terbaru