Rabu, 26 Agustus 2026

Polres Sumba Timur Hentikan Akvitas Tambang Emas Ilegal

Imanuel Lodja - Selasa, 24 Februari 2026 15:31 WIB
Polres Sumba Timur Hentikan Akvitas Tambang Emas Ilegal
ist
Aparat kepolisian saat melalukan sosialisasi penghentian aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Matawai La Pawu

digtara.com -Polres Sumba Timur gencar melakukan pencegahan dan penertiban aktivitas pendulangan emas ilegal di wilayah Kecamatan Matawai La Pawu, Kabupaten Sumba Timur.

Baca Juga:

Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi yang melibatkan pemerintah kecamatan, aparat desa, tokoh masyarakat serta jajaran Kepolisian setempat.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Kecamatan Matawai La Pawu itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, AKP Markus Y. Feos, didampingi Kasi Humas, Iptu Leonardo Marpaung serta Kapolsek Matawai La Pawu bersama anggota pada Selasa (24/2/2026).

Hadir pula Camat Matawai La Pawu, Yance R. Wulang, Kepala Desa Wanggameti, Elis L. Raja, Kepala Desa Karipi, Olvianus Hamanay, Kepala Desa Katikuwai, Thomas L. Panda Awang, serta Kepala Desa Katikutana, Kalikit Nggamu.

Baca Juga:
Kehadiran para kepala desa ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga wilayah masing-masing dari praktik pendulangan emas tanpa izin yang terjadi di Kawasan Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti maupun di luar Taman Nasional.

AKP Markus Y. Feos menegaskan bahwa sosialisasi terus dilakukan secara intensif guna memastikan penghentian aktivitas pendulangan emas ilegal di Matawai La Pawu.

Langkah preventif melalui edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat menjadi prioritas utama sebelum dilakukan tindakan hukum.

"Sosialisasi ini terus kami lakukan untuk memastikan benar-benar tidak ada lagi aktivitas pendulangan emas ilegal di wilayah ini. Kami ingin masyarakat memahami bahwa aktivitas tersebut melanggar hukum dan memiliki dampak serius terhadap lingkungan maupun keselamatan," tegasnya.

la menjelaskan balıwa pendulangan ilegal kerap menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari kerusakan lahan, pencemaran sumber air, hingga risiko longsor.

Selain itu, para pelaku juga dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga:
Karena itu, Polres Sumba Timur mengedepankan langkah pencegahan melalui kolaborasi bersama pemerintah kecamatan dan desa.

Camat Matawai La Pawu, Yance R. Wulang, menyebutkan bahwa pemerintah kecamatan bersama Polsek sebelumnya juga telah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, baik melalui pertemuan tatap muka maupun pemasangan spanduk imbauan di sejumlah titik strategis.

"Kami bersama Polsek sudah turun langsung menemui warga untuk memberikan pemahaman terkait larangan pendulangan emas ilegal. Spanduk imbauan juga telah dipasang sebagai bentuk peringatan dan ajakan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan para kepala desa yang hadir.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sakit di Tenda Darurat, Polisi Antar Bayi Sakit untuk Dapat Bantuan Medis

Sakit di Tenda Darurat, Polisi Antar Bayi Sakit untuk Dapat Bantuan Medis

Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan

Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan

Tiga Pekan Hilang dan Sempat Dilaporkan ke Polisi, IRT di KabupatenTTS Ditemukan Meninggal dalam Kali dalam Kondisi Membusuk

Tiga Pekan Hilang dan Sempat Dilaporkan ke Polisi, IRT di KabupatenTTS Ditemukan Meninggal dalam Kali dalam Kondisi Membusuk

Tersangka Kasus TPPO di Sumba Timur Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Kasus TPPO di Sumba Timur Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kapolri Tinjau Langsung Pengungsian Korban Gempa NTT, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Kapolri Tinjau Langsung Pengungsian Korban Gempa NTT, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Gandeng Pihak Bandara UMK Waingapu, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Sosialisasikan Pengawasan Barang dan Penumpang

Gandeng Pihak Bandara UMK Waingapu, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Sosialisasikan Pengawasan Barang dan Penumpang

Komentar
Berita Terbaru