Dana Ratusan Miliar Rupiah Disalurkan Jelang Hari Raya Keagamaan di NTT
Imanuel Lodja - Senin, 16 Februari 2026 11:55 WIB
ist
Dana Ratusan Miliar Rupiah Disalurkan Jelang Hari Raya Keagamaan di NTT
Adidoyo menyebut dukungan kebijakan dan anggaran pengendalian inflasi dari APBN di NTT ini sebesar Rp 762,38 miliar pada 2026.
Dana ini akan diarahkan untuk operasi pasar murah, sidak pasar jelang hari raya, subsidi distribusi komoditas penyumbang inflasi, hingga penguatan produksi lokal melalui sarana prasarana dan teknologi digital pangan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Selain itu pemerintah mendorong perluasan gerakan tanam cabai, sayuran, dan hortikultura lain, karena komoditas segar kerap menjadi pemicu utama lonjakan inflasi di NTT.
Ia berharap kombinasi intervensi pasar, penguatan distribusi, serta peningkatan produksi lokal bisa menjaga daya beli masyarakat tetap stabil di tengah padatnya musim hari besar 2026.
Baca Juga:Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam pertemuan itu pun mengarahkan agar pengendalian inflasi daerah diarahkan pada prinsip 4K, yakni ketersediaan stok, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, dan komunikasi yang efektif.
Selanjutnya, dalam jangka pendek pada periode combo festive season 2026 ini, pemerintah akan mengintensifkan Gerakan Pasar Murah (GPM), sidak pasar, mencegah penimbunan barang, dan memastikan distribusi pangan lancar hingga ke daerah.
"Pemerintah optimistis, melalui sinergi lintas sektor, harga kebutuhan pokok tetap terkendali, ketahanan pangan terjaga, dan ekonomi NTT terus tumbuh," kata dia.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tangani Dugaan Korupsi Dana Desa, Penyidik Polres TTU Temukan Penyelewengan Ratusan Juta Rupiah
Kebijakan Pusat Berimbas Ribuan PPPK Pemprov NTT Terancam Dipecat
4 Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp213.000 Hari Ini, Selesaikan Misi di HP dan Cair ke Dompet Digital
Tabrakan Dalam Kampus Undana, Satu Mahasiswa Meninggal Dunia
Tidak Kooperatif, Polres Belu Buru RM Usai Jadi Tersangka Asusila Bersama Piche Kota
Dosen dan Mahasiswa Undana Dilarang Bertemu di Rumah
Komentar