Tinggalkan Surat Untuk Ibu, Siswa Sekolah Dasar di Ngada Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Baca Juga:
Saat itu korban sempat menyampaikan kepada ibunya kalau kepala korban sakit dan merasa pusing.
Ibu korban menasihati korban agar tidak sering mandi air hujan, karena menyebabkan sakit.
Baca Juga:Keesokan harinya pada pagi hari, ibu korban membangunkan korban untuk pergi ke pondok nenek korban dan bersiap berangkat ke sekolah, karena pakaian seragam sekolah korban berada di pondok neneknya.
Namun, korban menyampaikan kalau ia ke sekolah karena masih sakit kepala.
Ibu korban menegaskan agar korban harus tetap ke sekolah, karena korban telah beberapa kali tidak masuk sekolah dalam minggu tersebut.
Sebelum korban dititipkan kepada pengemudi ojek, ibu korban sempat menasihat korban, agar rajin masuk sekolah, karena kondisi ekonomi keluarga terbatas dan mencari uang tidak mudah.
Polisi dari Polres Ngada langsung ke lokasi kejadian begitu mendapat laporan.
Baca Juga:Dari hasil olah TKP, korban ditemukan pada posisi tergantung pada salah satu dahan pohon cengkeh dengan kondisi leher terikat dua utas tali nilon warna hijau.
Petugas juga menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang menggunakan bahasa daerah Bajawa yang di perkirakan ditulis oleh korban.
Personel Mabes Polri dan 10 Anjing Pelacak Tiba di Ngada Jalankan Misi Kemanusiaan
Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan
Bantuan Sosial Kapolda NTT Disalurkan Bagi Warga Berdampak Gempa di Kabupaten Ngada
Usai Bertengkar Dengan Istri dan Pergi Dari Rumah, Petani di TTU Ditemukan Gantung Diri di Kebun
Mahasiswa di Kabupaten Ngada Curi Sepeda Motor dan Gadaikan ke Pengepul Besi Tua