Senin, 15 Juni 2026

Baling-baling Mesin Perahu Terlepas, Dua Nelayan di Kabupaten Sikka Hilang di Laut

Imanuel Lodja - Selasa, 27 Januari 2026 16:03 WIB
Baling-baling Mesin Perahu Terlepas, Dua Nelayan di Kabupaten Sikka Hilang di Laut
ist
Baling-baling Mesin Perahu Terlepas, Dua Nelayan di Kabupaten Sikka Hilang di Laut

digtara.com -Dua orang nelayan asal Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, NTT dilaporkan hilang di laut setelah perahu yang mereka gunakan mengalami gangguan teknis saat melaut mencari ikan di rumpon.

Baca Juga:

Hingga Selasa (26/1/2026) petang, keduanya belum ditemukan dan operasi SAR terpadu digelar melibatkan berbagai unsur.

Peristiwa ini bermula pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita, ketika dua nelayan masing-masing bernama Anwar Mahmud (35) dan Norisius Sapa (31) berangkat melaut menggunakan perahu nelayan bermesin 35 PK.

Keduanya menuju rumpon yang berjarak sekitar lima mil laut dari bibir pantai di perairan Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

Baca Juga:
Namun, harapan kembali dengan hasil tangkapan berubah menjadi kecemasan.

Sekitar pukul 18.30 Wita, korban sempat menghubungi pihak keluarga dan menyampaikan bahwa baling-baling mesin perahu terlepas, menyebabkan perahu tidak dapat beroperasi secara normal di tengah laut.

Sejak komunikasi terakhir tersebut, kontak dengan korban terputus.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga bersama masyarakat pesisir setempat, namun hingga keesokan harinya hasil masih nihil.

Atas kondisi tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini kepada aparat, yang selanjutnya diteruskan sebagai laporan resmi kecelakaan laut.

Polres Sikka melalui Sat Polairud bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Maumere serta berbagai unsur terkait.

Baca Juga:
Berdasarkan data awal, lokasi kejadian berada di perairan Paga, Kecamatan Paga, dengan koordinat 8°51'4.73" LS – 122°03'46.8" BT, atau sekitar 46 kilometer dari titik acuan darat dengan radial 208,8 derajat.

Pada Senin (26/1/2026), koordinasi lintas instansi dilakukan untuk melaksanakan operasi SAR terpadu.

Tim rescue Kansar Maumere sebanyak lima personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan truk personel dengan membawa rubber boat serta peralatan SAR air dan medis.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri

Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri

Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Mantan Anggota Dewan Kabupaten TTS Dianiaya Hingga Tewas, Pelaku Diamankan dan Ditahan

Mantan Anggota Dewan Kabupaten TTS Dianiaya Hingga Tewas, Pelaku Diamankan dan Ditahan

Bawa Ganja, Dua Remaja Perempuan di Lembata Diamankan Polisi di Pelabuhan

Bawa Ganja, Dua Remaja Perempuan di Lembata Diamankan Polisi di Pelabuhan

Perkuat Pendidikan Integritas dan Partisipasi Masyarakat di Wilayah Timur Indonesia, KPK Lepas Armada JNBA 2026

Perkuat Pendidikan Integritas dan Partisipasi Masyarakat di Wilayah Timur Indonesia, KPK Lepas Armada JNBA 2026

Enam ABH Pelaku Pencurian di Sikka Diamankan Polisi

Enam ABH Pelaku Pencurian di Sikka Diamankan Polisi

Komentar
Berita Terbaru