Sabtu, 17 Oktober 2026

Rumah Ambruk Diterpa Angin Kencang, Lansia di Manggarai Barat Terluka

Imanuel Lodja - Jumat, 23 Januari 2026 11:38 WIB
Rumah Ambruk Diterpa Angin Kencang, Lansia di Manggarai Barat Terluka
ist
Rumah Ambruk Diterpa Angin Kencang, Lansia di Manggarai Barat Terluka

digtara.com -Hujan deras disertai angin kencang kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Sebuah bangunan dapur milik warga Kampung Nobo, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, dilaporkan ambruk total akibat terjangan cuaca ekstrem, Kamis (22/1/2026) petang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 Wita dan mengakibatkan satu orang lansia mengalami luka, serta kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra membenarkan kejadian tersebut

Baca Juga:
Ia menyampaikan bahwa jajaran Polres Manggarai Barat bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.

"Hujan lebat yang disertai angin kencang menyebabkan bangunan dapur milik warga atas nama Maksimus Nurdin ambruk. Akibat kejadian ini, satu orang korban mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis," jelas Kombes Pol Henry, Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan laporan dari Polsek Sano Nggoang, bangunan dapur permanen yang memiliki konstruksi panggung tersebut tidak mampu menahan kuatnya hembusan angin dan curah hujan tinggi.

Struktur bangunan berupa tembok dan lantai cor akhirnya runtuh secara keseluruhan.

Saat kejadian berlangsung, Maria Muma (68), ibu mertua pemilik rumah, berada di dalam area dapur dan tertimpa reruntuhan bangunan.

"Korban mengalami luka dan nyeri di beberapa bagian tubuh. Warga sekitar dengan sigap mengevakuasi korban ke RSUD Pratama Komodo untuk mendapatkan perawatan medis," tambahnya.

Baca Juga:
Selain mengakibatkan korban luka, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan total pada bangunan dapur, termasuk peralatan memasak dan bahan pangan berupa satu karung beras yang rusak dan tumpah.

Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Aparat gabungan dari Polsek Sano Nggoang, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat langsung melakukan gotong royong di lokasi kejadian.

Petugas bersama warga mendirikan dapur darurat dengan menggunakan terpal agar keluarga korban tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hari Kedua Baru Termukan Debris Kapal, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selatan Taman Nasional Komodo-Manggarai

Hari Kedua Baru Termukan Debris Kapal, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selatan Taman Nasional Komodo-Manggarai

Kapal Wisata Tenggelam, Polisi Periksa Kru Kapal

Kapal Wisata Tenggelam, Polisi Periksa Kru Kapal

Rumah Lansia di Manggarai Barat Terbakar, Polisi Salurkan Bantuan

Rumah Lansia di Manggarai Barat Terbakar, Polisi Salurkan Bantuan

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian

Kasus Pungli Kades di Manggarai Barat di SP3 Polisi Dan Dilimpahkan ke Inspektorat

Kasus Pungli Kades di Manggarai Barat di SP3 Polisi Dan Dilimpahkan ke Inspektorat

Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake

Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake

Komentar
Berita Terbaru