Sabtu, 25 April 2026

Polri Siaga Pantau Aktivitas Gunung Berapi dan Minta Warga Waspada

Imanuel Lodja - Kamis, 22 Januari 2026 08:54 WIB
Polri Siaga Pantau Aktivitas Gunung Berapi dan Minta Warga Waspada
ist
Gunung Api Ile Lewotolok

digtara.com -Polda NTT terus memantau secara intensif perkembangan aktivitas Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata yang hingga kini masih berada pada Level III (Siaga).

Baca Juga:

Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan keselamatan masyarakat serta pengendalian situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah terdampak.

Berdasarkan laporan resmi PVMBG Badan Geologi periode pengamatan Raby, 21 Januari 2026 pukul 06.00–12.00 WITA, Gunung Ile Lewotolok teramati mengalami 114 kali letusan dengan tinggi kolom erupsi mencapai 300–500 meter, disertai asap berwarna putih, kelabu hingga hitam.

Aktivitas erupsi juga diiringi gemuruh dengan intensitas lemah.

Baca Juga:
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa jajaran Polri di wilayah Lembata telah disiagakan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari aktivitas vulkanik tersebut.

"Polda NTT terus berkoordinasi dengan Polres Lembata, pemerintah daerah, serta instansi terkait untuk memastikan kesiapan personel di lapangan. Langkah ini dilakukan guna menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif," ujar Kombes Pol Henry pada Kamis (22/1/2026).

Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis, dengan asap kawah bertekanan lemah setinggi 20–50 meter di atas puncak.

Selain itu, tercatat pula aktivitas kegempaan berupa letusan, hembusan, serta tremor harmonik dan non-harmonik yang menandakan dinamika magma masih berlangsung.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel Polres Lembata bersama Polsubsektor Ile Ape aktif melakukan pengamanan jalur penghubung Kecamatan Ile Ape menuju Lewoleba, sekaligus memberikan imbauan langsung kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada serta menggunakan masker.

Terkait informasi dari AirNav Indonesia mengenai potensi penutupan sementara Bandara Wunopito Lembata akibat sebaran abu vulkanik, Kabid Humas Polda NTT memastikan bahwa hingga saat ini aktivitas penerbangan masih berjalan normal, namun tetap dalam pengawasan ketat.

Baca Juga:
"Polri mendukung penuh langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah dan lembaga teknis. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," tegasnya.

Kabid Humas Polda NTT mengimbau masyarakat agar tidak memasuki radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.

Mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas, khususnya di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung.

Menggunakan masker dan pelindung diri untuk menghindari gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dilatih Polres Rote Ndao Selama Dua Pekan, Puluhan Satpam Siap Bekerja

Dilatih Polres Rote Ndao Selama Dua Pekan, Puluhan Satpam Siap Bekerja

Polsek Kota Lama Limpahkan Tersangka Kasus Pengancaman ke JPU

Polsek Kota Lama Limpahkan Tersangka Kasus Pengancaman ke JPU

Komisi III DPR RI Apresiasi Dedikasi Kapolda NTT Wujudkan Penegakan Hukum Yang Sejuk

Komisi III DPR RI Apresiasi Dedikasi Kapolda NTT Wujudkan Penegakan Hukum Yang Sejuk

Bareskrim Polri Apresiasi Direktorat Reskrimsus Polda NTT Ungkap Kasus Phishing Tools Ilegal W3llstore

Bareskrim Polri Apresiasi Direktorat Reskrimsus Polda NTT Ungkap Kasus Phishing Tools Ilegal W3llstore

Wujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Sosialisasikan Kampung Bekapan

Wujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Sosialisasikan Kampung Bekapan

Polda NTT Menang Praperadilan, Penetapan Pasutri Di Sikka Dalam Kasus TPPO Sah

Polda NTT Menang Praperadilan, Penetapan Pasutri Di Sikka Dalam Kasus TPPO Sah

Komentar
Berita Terbaru