Rabu, 11 Maret 2026

Remaja di Amfoang Barat Laut-Kupang Temukan Ayahnya Tewas Tenggelam dalam Sungai

Imanuel Lodja - Senin, 19 Januari 2026 10:26 WIB
Remaja di Amfoang Barat Laut-Kupang Temukan Ayahnya Tewas Tenggelam dalam Sungai
ist
Remaja di Amfoang Barat Laut-Kupang Temukan Ayahnya Tewas Tenggelam Dalam Sungai

digtara.com -Tayersi Takaeb (15), remaja di Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang menemukan ayahnya, Yermias Takaeb (53) tewas tenggelam di sungai.

Baca Juga:

Jenazah warga RT 08/RW 04, Dusun IV, Desa Honuk ini ditemukan akhir pekan lalu di Sungai Oemolo (kali kecil) sekitar pukul 10.00 Wita.

Korban Yermias Takaeb pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya dalam kondisi tubuh terlentang di dalam sungai, dengan kepala berada di celah lubang batu dan hanya bagian kaki yang terlihat dari permukaan air.

Peristiwa ini bermula pada Rabu (15/1/2026) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, saat korban berpamitan kepada keluarga untuk memperbaiki pipa air yang biasa digunakan sehari-hari.

Baca Juga:
Namun hingga beberapa waktu kemudian, korban tidak juga kembali ke rumah.

Merasa khawatir, istri korban, Silpa Akulas (48) kemudian menyusul ke lokasi sungai yang menjadi tempat penampungan air bersih keluarga.

Setibanya di lokasi, Silpa Akulas tidak menemukan korban, namun hanya mendapati sandal dan parang milik korban berada di sekitar sungai.

Silpa kemudian kembali ke rumah dan memberitahukan hal tersebut kepada anaknya Tayersi Takaeb (15) serta seorang warga bernama Nelson Tabelak.

Anak korban segera mendahului menuju sungai untuk mencari korban, disusul oleh ibunya.

Sesampainya di lokasi, Tayersi Takaeb menemukan ayahnya berada di dalam sungai dalam kondisi tidak bergerak.

Baca Juga:
Penemuan tersebut segera diberitahukan kepada sang ibu, yang kemudian masuk ke dalam sungai dan mengangkat korban ke permukaan.

Sekitar pukul 10.00 Wita, Nelson Tabelak tiba di lokasi dan bersama beberapa warga lainnya membantu mengevakuasi korban ke rumah duka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis dari Puskesmas Amfoang Barat Laut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun terdapat beberapa luka lecet ringan, di antaranya luka di pelipis kanan berdiameter sekitar 2 centimeter diduga akibat tergores ranting atau kayu di sekitar TKP.

Ada juga luka pada mata kiri, memar pada bagian depan kaki kanan dan kiri, lecet pada bagian luar mata kaki kanan dan mulut korban mengeluarkan busa.

Petugas memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
KM Tanjung Harapan 03 Tenggelam di Perairan Larantuka-Tobilota Flores Timur

KM Tanjung Harapan 03 Tenggelam di Perairan Larantuka-Tobilota Flores Timur

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah

Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah

Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan

Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan

Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang

Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang

Komentar
Berita Terbaru