Latsitarda Nusantara XLVI 2026 Resmi Digelar, Taruna Akademi TNI Bantu Pemulihan Masyarakat Aceh
digtara.com - Komandan Jenderal Akademi TNI Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi membuka sekaligus memberangkatkan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara atau Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 menuju Provinsi Aceh.
Baca Juga:
Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 dilaksanakan di Provinsi Aceh dan diikuti oleh total 1.980 personel. Peserta terdiri dari 510 Taruna Akademi Militer, 238 Taruna Akademi Angkatan Laut, 154 Taruna Akademi Angkatan Udara, 283 Taruna Akademi Kepolisian, 45 Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, 292 Kader Universitas Pertahanan RI, serta 458 personel pendamping. Mereka melengkapi taruna yang telah lebih dulu diberangkatkan sejak 8 Januari 2026.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Danjen Akademi TNI, ditegaskan bahwa Latsitarda Nusantara XLVI/2026 merupakan kegiatan integratif lintas lembaga pendidikan kedinasan. Kegiatan ini menjadi tahapan akhir pendidikan taruna sebelum dilantik sebagai Perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik Indonesia pada akhir Juli 2026.
Baca Juga:Selain sebagai bagian dari pembentukan profesionalisme dan soliditas lintas matra, Latsitarda Nusantara juga menjadi wujud kepedulian TNI dan Polri terhadap masyarakat. Pada tahun ini, kegiatan difokuskan untuk membantu pemulihan wilayah Aceh pascabencana banjir serta mendukung program pemerintah daerah dalam percepatan rehabilitasi sosial dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan Bhakti Taruna meliputi sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik antara lain pembersihan fasilitas umum dan lingkungan masyarakat. Sementara sasaran nonfisik mencakup kegiatan trauma healing, dapur umum ceria, pelayanan kesehatan, penyuluhan sanitasi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta kegiatan edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Seluruh kegiatan Latsitarda Nusantara XLVI/2026 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai 17 Januari hingga 16 Februari 2026, dengan lokasi utama di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Bupati Aceh Timur Copot Kepala BPBD karena Pendataan Korban Banjir Dinilai Lamban
Jalan Nasional Aceh Tamiang Dikebut Pulih, Kementerian PU Kerja Siang-Malam Pascabencana
UMP Aceh 2026 Berpotensi Tidak Naik, Bakal Jadi Beban Pekerja Menguat Pascabencana
Ringankan Beban Nasabah di Sumatera, Bank Mandiri Berikan Relaksasi Kredit hingga 3 Tahun
Gubernur Lemhannas RI Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra