Kelompok Pemuda di Alor-NTT Sepakat Berdamai
digtara.com -Pemuda Kadelang atas (BKR) dan kelompok pemuda Kadelang bawah (Nangka Manis) serta pemuda Bungawaru (BWR) Kelurahan Kalabahi Timur, Kecamatah Teluk Mutiara, Kabupaten Alor sepakat berdamai.
Baca Juga:
Acara perdamaian mengusung tema "Damai Itu Indah, Kita Bersaudara".
Hadir pula Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari, Wakapolres, Kompol Jeri Samzon Puling, Kasat Reskrim, AKP Amru Ichsan, Ps Kasat Intelkam, Iptu Kamaludin
Baca Juga:Selain itu ada pula Kadis DKP, Sutio Ambao, Lurah Kalabahi Timur. Hadi Siswoyo Umar Bara, para perangkat Kelurahan Kalabahi Timur, Tokoh agama, Puldon Dominggus Maulaka, Mantan Lurah Kalabahi Timur, Rahmmat Jou. RW 01 Bungawaru. Ponmon.
Ada pula para pemuda Kadelang Bawah. Pemuda Kadelang Atas dan pemuda Bungawaru serta masyarakat Kadelang Atas dan Bawah.
Rahmad Djou (Tokoh Masyarakat) menyebutkan kalau pertemuan ini merupakan tindak lanjut karena beberapa waktu belakangan ini sering terjadi tawuran oleh anak - anak dan pemuda wilayah Kelurahan Kalabahi Timur.
"Perdamaian ini merupakan satu simbol saja, tetapi yang paling penting adalah kita semua yang hadir dalam kegiatan perdamaian ini rasa memiliki dan hubungan kekeluargaan, hubungan tetangga dan hubungan sosial kemasyarakatan di wilayah Kelurahan Kalabahi Timur," tandasnya.
Dengan kejadian ini, orang tua sekaligus pemerintah setempat merupakan pelajaran sehingga kedepan senantiasa merangkul anak - anak muda di ketiga wilayah tersebut untuk selalu bersama - sama menjaga situasi Kambtibmas.
Baca Juga:Ikrar perdamaian ditandai dengan pembacaan pernyataan sikap dari pemuda Kadelang Bawah (Nangka Manis), Kadelang Atas (BKR) dan Bungawaru (BWR).
Kapolres Alor mengajak semua pihak bersyukur dengan pertemuan tersebut.
Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang
Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia
Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau
IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang
Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda