Kamis, 23 April 2026

Pencarian Nelayan Hilang di Flores Timur-NTT Dihentikan

Imanuel Lodja - Rabu, 14 Januari 2026 10:35 WIB
Pencarian Nelayan Hilang di Flores Timur-NTT Dihentikan
ist
Pencarian Nelayan Hilang di Flores Timur-NTT Dihentikan

digtara.com -Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap Stefanus Kasi Hera, seorang nelayan asal Kabupaten Flores Timur, NTT yang dilaporkan hilang saat melaut.

Baca Juga:

Penghentian pencarian dilakukan setelah seluruh upaya maksimal sesuai standar operasional prosedur (SOP) tidak membuahkan hasil hingga hari ketujuh.

Nelayan laki-laki yang hilang diketahui berusia 51 tahun berasal dari Dusun Likutuden, Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa keputusan penghentian operasi SAR diambil setelah tim gabungan dari Basarnas Maumere, Polairud Polres Flores Timur, dan BPBD Kabupaten Flores Timur melaksanakan pencarian secara intensif dan menyeluruh selama tujuh hari.

Baca Juga:
"Seluruh tahapan pencarian telah dilakukan sesuai SOP, baik penyisiran laut maupun koordinasi dengan masyarakat sekitar. Hingga hari ketujuh tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, sehingga operasi SAR secara resmi dihentikan," ujar Kombes Pol. Henry pada Rabu (14/1/2026).

Sebelum operasi SAR ditutup, tim gabungan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban di rumah duka.

Penjelasan disampaikan secara terbuka dan humanis terkait batas waktu pencarian sesuai ketentuan serta kemungkinan perpanjangan operasi apabila ditemukan petunjuk baru.

"Keluarga korban dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada dan penuh pengertian. Kami mengapresiasi sikap keluarga yang tetap kooperatif dan kuat dalam menghadapi musibah ini," ujarnya.

Penutupan resmi pencarian dilakukan oleh penjabat Kepala Desa Kawalelo, disaksikan oleh keluarga korban dan seluruh unsur tim SAR gabungan.

Setelah itu, seluruh personel berpamitan dan kembali ke satuan masing-masing.

Baca Juga:
Polda NTT mengimbau masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional, agar lebih memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, menggunakan alat keselamatan, serta selalu berkoordinasi dengan pihak keluarga dan aparat setempat.

"Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak seluruh nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut saat cuaca tidak bersahabat, demi menghindari kejadian serupa," tegas Kabid Humas Polda NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Lansia di Kupang Belum Pulang Dari Kebun, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian

Lansia di Kupang Belum Pulang Dari Kebun, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian

Polki Bantu Bangun Tenda dan Polwan Bantu Dapur Umum di Posko Bencana Alam Flores Timur

Polki Bantu Bangun Tenda dan Polwan Bantu Dapur Umum di Posko Bencana Alam Flores Timur

Diduga Istri Diselingkuhi, Kepala Dusun di Flores Timur Ditikam Rekannya

Diduga Istri Diselingkuhi, Kepala Dusun di Flores Timur Ditikam Rekannya

Korban Gempa Flores Timur Butuh Sejumlah Bantuan

Korban Gempa Flores Timur Butuh Sejumlah Bantuan

Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Pasca Gempa Flores Timur, 403 KK Berdampak

Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Pasca Gempa Flores Timur, 403 KK Berdampak

Komentar
Berita Terbaru