Kapolda NTT Berharap Tahun 2026 Bersih Dari Pelanggaran Anggota Polri
digtara.com -Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko mengawali hari pertama kerja di tahun 2026 dengan apel pagi, Senin (5/1/2026] di lapangan Polda NTT.
Baca Juga:
Apel perdana tersebut diikuti seluruh personel Polda NTT dan pejabat utama Polda NTT.
Dalam apel tersebut, Kapolda NTT menyampaikan kesan mendalam saat melihat kesiapan dan antusiasme anggotanya.
"Saya melihat wajah-wajah penuh semangat dan harapan baru menyongsong tahun 2026 yang harus kita yakini akan lebih baik lagi," ujar Irjen Pol Rudi Darmoko.
Baca Juga:
"Saya mengucapkan selamat Natal bagi seluruh anggota Polda NTT yang merayakan. Semoga Natal membawa kedamaian, kebahagiaan, kesuksesan, dan hal-hal yang lebih baik lagi bagi kita semua," ungkapnya.
Kapolda juga mengucapkan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh anggota dan mengajak seluruh personel untuk menatap masa depan dengan optimisme.
"Di tahun yang baru ini mari sama-sama kita berharap akan semakin baik dan semakin sukses. Silakan masing-masing anggota membuat resolusi, harapan, dan impian yang belum tercapai di tahun 2025. Hal ini juga saya lakukan setiap awal tahun bersama keluarga," tambahnya.
Kapolda NTT memberikan tips sederhana namun bermakna untuk meraih kesuksesan, yakni dengan menuliskan harapan dan cita-cita dalam sebuah dream book.
Baca Juga:
"Tuliskan semua harapan, impian, dan cita-cita yang ingin dicapai di tahun 2026. Simpan dan buka kembali di akhir tahun. Pasti ada yang tercapai dari apa yang telah kita tulis," pesannya.
"Jangan berkecil hati. Kalian sudah berusaha. Yakinlah mungkin itu belum waktunya. Tuhan punya rencana dan waktu yang tepat untuk kita," ujarnya.
Kapolda juga menegaskan komitmen perubahan di tahun 2026 dengan meninggalkan segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan.
"Saya harapkan di tahun yang baru ini kita menjadi pribadi dan anggota Polri yang lebih baik lagi. Tinggalkan penyimpangan dan pelanggaran. Terima kasih kepada rekan-rekan yang sepanjang tahun 2025 telah menunjukkan prestasi dan kinerja luar biasa," kata Kapolda.
Baca Juga:
Secara khusus, Kapolda NTT memberikan penekanan keras kepada para Bintara baru agar tidak lagi melakukan tradisi kekerasan terhadap junior.
Kapolda menegaskan bahwa tindakan kekerasan merupakan pelanggaran hukum yang berat dan tidak dapat ditoleransi.
"Kita aparat penegak hukum, jangan sampai justru melanggar hukum. Sanksinya sangat berat," tambahnya.
Kapolda NTT memerintahkan agar di tahun 2026 tidak ada lagi kasus-kasus negatif yang melibatkan anggota Polri.
Baca Juga:
Kapolda juga mengapresiasi beberapa pejabat utama Polda NTT yang lulus dalam seleksi Sespimpti dan kini telah dipromosikan menduduki jabatan masing-masing.
Personil Terdampak Gempa Flores Dapat Bantuan Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari
Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan
25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
Warga NTT Diminta Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Polisi Ingatkan Ancaman Pidana 15 Tahun Penjara
Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana
Tersangka Tiga Anggota DPRD TTU Ajukan Saksi Menguntungkan dan Ahli Dalam Kasus Dokter Icha
Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan
Personil Terdampak Gempa Flores Dapat Bantuan Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari
Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan
Warga Keluhkan Bunyi Musik Hingga Dinihari, Kapolsek Maulafa Langsung Turun ke Lokasi
Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan
8 Aplikasi Penghasil Uang 2026 yang Terpercaya dan Bisa Diverifikasi, Cek Cara Bayarnya
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 2 September 2026, Ada Peluang Menguat?