Bentrok Pemuda di Malaka-NTT, Satu Warga Dilaporkan Meninggal Dunia
digtara.com -Aksi kekerasan dan tawuran antar pemuda kembali terjadi di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
Satu pemuda tewas dan dua lainnya mengalami luka kritis. Korban jiwa adalah Yulianus Bere alias Cinta, warga Desa Lorotolus, Kecamatan Wewiku. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis akibat penganiayaan berat.
Bentrokan ini melibatkan kelompok pemuda dari Desa Lorotolus, Kecamatan Wewiku dan Desa Umalawain, Kecamatan Weliman.
Baca Juga:Berawal dari penyerangan terhadap seorang warga Dusun Lakulo di Umalawain, Kabupaten Malaka.
Situasi cepat memanas menjadi aksi balas dendam. Pemuda-pemuda saling serang menggunakan kayu, batu, dan benda tajam.
Tak hanya itu, aksi anarkis berlanjut dengan perusakan dan pembakaran.
Sebuah bengkel motor juga hangus terbakar, serta fasilitas milik warga lainnya rusak parah.
Dalam salah satu video berdurasi pendek, terlihat puluhan pemuda berkumpul di jalanan, sebagian bertelanjang dada, memegang helm, kayu, batu, dan sajam.
Baca Juga:Motor-motor diparkir sembarangan menghalangi jalan, sementara warga sekitar memilih mengurung diri di rumah karena ketakutan.
Video lain menampilkan seorang pria berkaus hitam dan celana pendek tergeletak kaku di pinggir jalan, diduga salah satu korban yang tewas atau kritis.
Situasi mencekam ini baru reda setelah Polres Malaka bertindak cepat.
"Pulang-pulang! Bubar-bubar, semua balik! Bubar sekarang!" teriak salah satu petugas dalam video pengamanan yang juga viral.
Kapolres menegaskan, penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan berkeadilan untuk memberikan kepastian hukum serta mencegah aksi balasan. Polisi sedang mendalami identitas pelaku pengeroyokan dan pengrusakan melalui penyelidikan intensif.
Baca Juga:Hingga Rabu sore, situasi di Besitaek sudah aman dan kondusif. Polres Malaka terus memantau wilayah tersebut sambil mengimbau masyarakat menahan diri dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat.
Polres Malaka mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan penyekatan, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar menahan diri dan kembali ke rumah masing-masing guna mencegah konflik lanjutan.
Aparat kepolisian terus mendalami terhadap para terduga pelaku pengeroyokan serta pengrusakan melalui kegiatan penyelidikan dan pengumpulan keterangan.
Baca Juga:Polres Malaka tetap memantau dan mengamankan untuk memastikan stabilitas kamtibmas tetap terjaga, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
Mesin Kapal KMP Putra Lelaona Rusak Saat Berlayar, KP Timor 3016 Bantu Evakuasi Puluhan Peziarah
Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMP di Kabupaten Sikka Direkonstruksi
Pencuri Kendaraan di Manggarai Dibekuk Polisi
10 Keluarga di TTS Terdampak Patahan Tanah
Tiga Anak di TTU Diduga Diadopsi Ilegal, Polisi Turun Tangan