Rabu, 21 Januari 2026

Temui Kapolda NTT, Mahasiswa Asal Sumba Dukung Penertiban Miras Pemicu Tindak Pidana

Imanuel Lodja - Rabu, 10 Desember 2025 15:12 WIB
Temui Kapolda NTT, Mahasiswa Asal Sumba Dukung Penertiban Miras Pemicu Tindak Pidana
ist
Kapolda NTT saat menerima perwakilan mahasiswa Sumba di lantai 1 Polda NTT, Rabu (10/12/2025)

digtara.com -Mahasiswa asal Sumba di Kota Kupang yang tergabung dalam Gabungan mahasiswa asal Sumba Universitas Muhammadyah Kupang (Gamas-UMK) menemui Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko.

Baca Juga:

Kapolda NTT menerima kehadiran para mahasiswa ini di lobi lantai 1 Polda NTT, Rabu (10/12/2025).

Kapolda NTT didampingi Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi, Kabid Humas, Kombes Pol Henry Novika Chandra, Kasubdit I/Kamneg, Kompol Edy, Ipda Theorangga Rohi dan Ipda Leonard Ndoen.

Gamas-UMK dipimpin Primus Wungo, Arjuna Mite dan Oscar Horo.

Baca Juga:
Primus Wungo pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko dan jajaran yang mengungkap kasus kematian Sebastianus Bokol alias Tian. mahasiswa asal Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT

"Kami apresiasi Polda NTT dan Kapolda NTT yang membentuk tim khusus sehingga kasus terungkap dengan terang benderang," ujar Primus Wungo selaku perwakilan mahasiswa Sumba Barat Daya.

Ia juga mempertanyakan penanganan perkara pasca rekonstruksi. "bagaimana perkembangan penyelidikan kasus ini setelah rekonstruksi," ujarnya.

Ia juga menuntut agar para pelaku dihukum berat karena telah menghilangkan nyawa manusia.

"Kasus ini sangat lama tapi bisa terungkap. Terima kasih pak Kapolda NTT dan jajaran," tandasnya.

Ia menyarankan agar keberhasilan pengungkapan kasus ini ditayangkan dalam poadcast soal kknerja polisi.

Baca Juga:
Primus juga mengaku pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini karena permah tinggal bersama korban.

"Semoga para pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya," ujarnya.

Perwakilan keluarga, Arjuna Mite mewakili orang tua korban mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolda dan jajaran yang sudah mengungkap kasus yang begitu lama.

Ia mengaku kalau keluarga terpukul karena korban meninggal akibat ulah sesama ciptaan Tuhan.

"Kami sangat berterima kasih karena kasus yang begitu lama sudah diungkap.

Selama ini kami minta petunjuk Tuhan dan segala doa dikabulkan oleh Tuhan dengan terungkapnya kasus ini," tandasnya.

Baca Juga:
Ia mendukung proses hukum yang sudah berjalan. "Biar hukum yang membalas," tandasnya.

Ia mengingat korban jika tidak dibunuh dengan cara dibakar maka sudah diwisuda.

Oscar Horo juga berterima kasih karena kasus ini bisa terungkap dalam kurun waktu tiga tahun empat bulan.

Karena para pelaku sudah ditangkap, maka ia minta para pelaku diberi hukuman setimpal.

Ia juga berharap agar Polda NTT terus berupaya mengungkap kasus-kasus serupa.

"Sesama manusia tidak punya hak mencabut nyawa sesama. Ini semua gara-gara miras," ujarnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru

Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru

Razia Tempat Kost di Kupang, Polisi Temukan Dua Pasangan Kumpul Kebo

Razia Tempat Kost di Kupang, Polisi Temukan Dua Pasangan Kumpul Kebo

Janin Temuan Warga di Sungai Kuanino-Kupang Dimakamkan

Janin Temuan Warga di Sungai Kuanino-Kupang Dimakamkan

Jenazah Korban Meninggal di Kupang Diekshumasi dan Diotopsi

Jenazah Korban Meninggal di Kupang Diekshumasi dan Diotopsi

Remaja di Amfoang Barat Laut-Kupang Temukan Ayahnya Tewas Tenggelam dalam Sungai

Remaja di Amfoang Barat Laut-Kupang Temukan Ayahnya Tewas Tenggelam dalam Sungai

Remaja Putri di Kupang Jatuh dan Meninggal Dalam Sumur

Remaja Putri di Kupang Jatuh dan Meninggal Dalam Sumur

Komentar
Berita Terbaru