Pensiunan ASN di Sabu Raijua Ditemukan Tewas dengan Kondisi Membusuk dalam Rumah
digtara.com -Albert Uly (67), pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sabu Raijua, NTT ditemukan meninggal dengan kondisi membusuk.
Baca Juga:
Saat ditemukan, seluruh tubuh korban sudah dipenuhi belatung/ulat dan mengeluarkan bau kurang sedap.
Korban pertama kali ditemukan oleh Mea Uly (43), yang juga tetangga korban.
Baca Juga:Kebetulan pada Sabtu pagi, Mea melihat seekor kambing milii korban yang diikat di depan rumah terlilit dan sudah dalam keadaan mati serta menimbulkan bau busuk.
Mea kemudian memberitahukan ke suaminya untuk mengecek pemilik kambing (korban) di rumahnya.
Mea, suaminya dan adik ipar menuju ke rumah korban untuk mengecek keberadaan korban karena sudah hampir empat hari korban tidak datang mengecek kambingnya yang diikat di rumah mereka.
Kemudian Mea dan suaminya kembali ke rumah dan mengajak kerabat lain untuk bersama-sama ke rumah korban.
Mereka mengecek keadaan korban. Saat tiba di lokasi rumah korban, rumah dalam keadaan terkunci dan beraroma bau bangkai dari kambing di rumah korban karena ada kambing yang mati.
Baca Juga:Mea memanggil tetangga depan rumah, Pilus Ly Dali (46) untuk membantu membuka rumah korban untuk mengecek keadaan korban.
Setelah jendela terbuka, mereka masuk ke rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan kaku dengan wajah dan seluruh tubuh sudah dipenuhi belatung/ulat.
Polisi kemudian meminta bantuan tim medis dipimpin dr Julio untuk visum dan pemeriksaan luar.
"Tidak ada tanda kekerasan baik kekerasan benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban," ujar Kasat pada Senin (24/11/2025).
Baca Juga:
Pulang Latihan di Gereja, Remaja Putri di Sabu Raijua Tergelincir ke Sungai dan Ditemukan Meninggal Dunia
Wamenhaj Dahnil: Haji Tak Hanya Sebagai Ritual Semata, Tapi Juga Sebagai Simbol Kebangsaan dan Perubahan
Sumba Barat Daya dan Sabu Raijua, Daerah dengan IPM Terendah di NTT
HUT ke-54 KORPRI Tahun 2025. Sarif Kakung: Jangan Bekerja Secara Rutinitas, Bekerjalah Secara Inovatif dan Kolaboratif
Kepala Desa dan Bendahara Desa di Kabupaten Sabu Raijua Selewengkan Dana Desa