Senin, 27 April 2026

Warga di Manggarai-NTT Ditemukan Meninggal di Trotoar

Imanuel Lodja - Sabtu, 25 Oktober 2025 06:45 WIB
Warga di Manggarai-NTT Ditemukan Meninggal di Trotoar
ist
Warga Manggarai ditemukan meninggal dunia di trotoar

digtara.com -Yohanes Jon (52), seorang petani asal Kelurahan Compang Tuke, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT ditemukan tidak sadarkan diri di trotoar pertigaan depan Gereja Katedral Lama, Jalan Pelita, Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada Jumat malam.

Baca Juga:

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangka Nekang, Aipda Emilanus Johan, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, melihat adanya kerumunan warga. Setelah mendekat dan memastikan situasi, ia segera melaporkan peristiwa tersebut ke grup Polres Manggarai untuk tindak lanjut.

Tim piket fungsi dan unit identifikasi Polres Manggarai dipimpin Kanit Pidum, Ipda Robertus Jekson ke lokasi kejadian dan menemukan korban tergeletak di trotoar dengan posisi terlentang, wajah menghadap ke atas dalam keadaan tidak sadar kemudian segera mengevakuasi korban ke RSUD Ruteng.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh dr. Yudistira, diketahui bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.

Baca Juga:
Pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau luka akibat benda tumpul maupun tajam, dan diperkirakan korban meninggal sekitar 20 menit sebelum tiba di RSUD Ruteng.

Ferdinandus Jehadun (21), seorang mahasiswa asal Kabupaten Manggarai Barat, menjelaskan bahwa sebelum ditemukan tergeletak, korban sempat terlihat duduk di atas sepeda motornya di pinggir jalan dengan posisi membungkuk.

Tak lama kemudian, ia mendengar suara sepeda motor jatuh dan melihat korban terjatuh bersama kendaraannya.

Warga sekitar kemudian membantu memindahkan korban ke trotoar, namun korban sudah dalam kondisi lemah dan tak sadarkan diri.

Pihak keluarga korban yang diwakili oleh Antonius Ngambur (52) membenarkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung dan selama ini rutin menjalani pemeriksaan di RSUD Ruteng.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi, yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi.

Baca Juga:
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Compang Tuke.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pastikan MBG Aman, Polres Manggarai Intens Periksa Menu Makanan

Pastikan MBG Aman, Polres Manggarai Intens Periksa Menu Makanan

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Komentar
Berita Terbaru