Tidak Diberikan Uang Untuk Bermain Judol, Pria di Kupang Aniaya Pasangannya
digtara.com -MN (19), warga Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang dianiaya pasangannya Y. Nenabu (20).
Baca Juga:
Pemicu nya hanya karena korban MN menolak permintaan pelaku.
Pelaku minta uang kepada korban pada Selasa (30/9/2025) siang untuk bermain judi online (Judol).
Namun karena tidak ada uang, korban tidak mengabulkan permintaan pelaku.
Baca Juga:
Pelaku memukul korban di bagian wajah sehingga korban mengalami bengkak dan memar di pipi sebelah kiri, bengkak di bibir bagian bawah, bengkak di pelipis sebelah kiri.
Korban dan pelaku sudah lama hidup bersama tanpa ikatan pernikahan yang sah.
Dari hidup bersama selama dua tahun ini, pelaku dan korban sudah memiliki satu orang anak.
Korban pun mengadukan kasus penganiayaan ini ke polisi di Polsek Kota Lama.
Pelaku Y Nenabu diamankan Tim Serigala Polsek Kota Lama di kos di sekitar pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang.
Baca Juga:
"Pelaku minta sejumlah uang kepada korban untuk bermain Judol, namun korban mengatakan bahwa uang tidak ada. karena tidak terima jawaban tersebut, pelaku langsung menganiaya korban secara berulang kali," ujar Kapolsek di Mapolsek Kota Lama pada Selasa siang.
Polisi pun memberikan pembinaan. Pelaku kemudian membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan mengaku menyesali perbuatannya.
Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia
Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang
Tiga Pria Pelaku Pengeroyokan di Alak-Kupang Dilimpahkan ke JPU
Biara di Kupang Dibobol Pencuri, Polisi Amankan Pelaku
Tuntaskan Kasus Fidusia, Polda NTT Serahkan Lagi Dua Tersangka ke Kejaksaan
Kecelakaan Lalu Lintas Beruntun di Jalan Palapa Kupang, Satu Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia
Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi
Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia
Api Lahap Lima Hektar Lahan di Kawasan Pesisir Bandara Maumere-Sikka
Gubernur NTT Tinjau Kondisi Pulau Palue dan Beri Bantuan Bagi Warga Korban Gempa
Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang
Satlantas Polres Ngada Bantu Bersihkan Puing Bangunan SD Negeri Radha Pasca Gempa Bumi
Warga di Reo-Manggarai Lepas Kepulangan Anggota Polairud Polda NTT Dengan Tangisan Haru Usai Selesaikan Tugas Kemanusiaan