Kamis, 11 Juni 2026

Empat Anjing Pelacak Bantu Pencarian Tiga Korban Banjir Bandang di Nagekeo

Imanuel Lodja - Kamis, 18 September 2025 09:22 WIB
Empat Anjing Pelacak Bantu Pencarian Tiga Korban Banjir Bandang di Nagekeo
ist
Anjing pelacak dari Mabes Polri dan Polda NTT diterjunkan ke lokasi banjir Mauponggo-Nagekeo membantu pencarian tiga korban hilang

digtara.com -Empat ekor anjing pelacak diterjunkan Mabes Polri dan Polda NTT ke kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo NTT.

Baca Juga:

Satwa terlatih ini membantu pencarian tiga korban hilang pasca banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Satwa ini bersama anggota Mabes dan Polda NTT diberangkatkan dengan pesawat Polri pada Rabu (17/9/2025) siang.

Personol unit K9 SAR dari Direktorat Polsatwa Mabes Polri terdiri dari Iptu Erasmus Hermi Talaperuw (Kanit K9 SAR), Aipda Hamid bin Junaidi, Briptu Reno C.T. Loi, Briptu Sudrajat A Hartanto (Pawang K-9 SAR) dan Briptu I.G. Agung G.D. Purnama Putra selaku pawang K9 SAR serta Briptu Paulus Max (paramedik veteriner).

Mereka membawa satwa anjing bernama Felicia dan Karel.

Tim Mabes ini didampingi anggota unit Polsatwa Direktorat Samapta Polda NTT terdiri dari Ipda Yosua Saragih, Aiptu Vincensius Loye, Bripka Yohanes Bosco. Briptu Yakub Tiwa Riwu dan Bripda Ignasius Irvan Munde.

Anggota Ditsamapta Polda NTT membawa dua ekor satwa anjing bernama Born dan Mosa.

Satwa ini akan mulai membantu pencarian pada Kamis (18/9/2025) di lokasi bencana banjir.

"Satwa K9 sudah tiba dan pencarian mulai hari ini (Kamis)," ujar Kapolsek Mauponggo, Ipda Dewa Putu Suariawan pada Kamis (18/9/2025).

Polda NTT mengintensifkan langkah tanggap darurat pasca bencana di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Selain menerjunkan personel yang sudah ada di lokasi, Polda NTT juga mengirimkan bantuan personel tambahan (BKO) untuk memperkuat upaya penanganan.

"kami masih terus menerjunkan anggota kami di lapangan. Selain itu, kami juga mengirimkan bantuan personel tambahan atau BKO dari Polda, di luar kekuatan yang sudah dikerahkan oleh Polres Nagekeo, Polres Ende, dan Polres-polres sekitarnya," jelas Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko pada Rabu (17/9/2025).

Selain penguatan personel, Polda NTT juga menurunkan tim dengan anjing pelacak untuk mempercepat proses pencarian korban.

Hal ini dilakukan karena hingga kini masih ada tiga korban yang belum ditemukan.

Korban yang masih hilang yakni Mariano Tom Busa Jago (29), warga Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Sebastiana So'o (42) dan Desiderius Geraldi Jo, bocah berusia 14 bulan yang juga warga Desa Keliwatulewa, Kecamatan Mauponggo.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang

IRT di Sumba Barat Daya Meninggal Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang

Lagi, Warga Nagekeo-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Lagi, Warga Nagekeo-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Balita Perempuan di Nagekeo Ditemukan Meninggal Dalam Bak Air Kamar Mandi

Balita Perempuan di Nagekeo Ditemukan Meninggal Dalam Bak Air Kamar Mandi

Pulang Kegiatan Rohani, Bocah Perempuan di Lembata Dicabuli Pria Lansia

Pulang Kegiatan Rohani, Bocah Perempuan di Lembata Dicabuli Pria Lansia

Jadi Tersangka Pencabulan Penumpang Perempuan, Sopir Mobil Travel di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Jadi Tersangka Pencabulan Penumpang Perempuan, Sopir Mobil Travel di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Tersangka Pengeroyokan dan Penikaman di Kabupaten TTU Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Tersangka Pengeroyokan dan Penikaman di Kabupaten TTU Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Komentar
Berita Terbaru