Usai Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri
Anggota polisi kemudian menghubungi pihak medis di Puskesmas Nggaha Ori Angu untuk mendampingi pihak kepolisian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
Baca Juga:
Dari hasil pemeriksaan medis ditemukan kalau pada leher korban terdapat lebam bekas tali, ditemukan kotoran/tinja.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga korban dianggap meninggal wajar karena mengakhiri hidup dengan cara gantung diri pada sebuah pohon.
Pihak kepolisian kemudian menjelaskan hal-hal terkait pemeriksaan medis kepada pihak keluarga korban. Pihak keluarga korban menerima hal yang terkait kematian korban sebagai sebuah musibah dan tidak akan memproses permasalahan ini secara hukum.
Keluarga korban kemudian bersama Kapospol Nggaha Ori Angu, Aipda Martinus Umbu Pingge dan Bripka James John Udju membawa jenazah korban ke kampung Praing, Desa Makamenggit untuk disemayamkan dan proses pemakaman.
Keluarga juga membuat surat pernyataan penolakan otopsi yang diserahkan kepada pihak kepolisian.
Keluarga korban dan istri korban mengaku kalau korban sering mengalami gangguan jiwa dalam bulan-bulan tertentu.
Untuk itu pihak keluarga korban mengikhlaskan kejadian tersebut dan menolak untuk melakukan otopsi.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimambawan mengaku kalau jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Namun polisi tetap meminta keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
Polres Sumba Timur Punya Ruangan Baru Sat Resnarkoba
Safety Ridding dan Klaim Asuransi Jadi Topik Bahasan Jasa Raharja-Satlantas Dan Bhayangkari Polres Sumba Timur Saat “Ngobrol Santai”
Ratusan Siswa di Sumba Timur Diingatkan Soal Bahaya Narkoba
Berkas Lengkap, Tersangka Percobaan Pembunuhan di Sumba Timur Diserahkan ke Kejaksaan
Satresnarkoba Polres Sumba Timur Intensifkan Pencegahan Narkoba