Polda NTT Punya “Diva Project” di SPN Polda NTT Untuk Pengolahan Sampah dan Budidaya Ikan
digtara.com -Mulai Agustus 2025 ini, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki DIVA (Desain Ikan dan Larva) project.
Baca Juga:
- Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
- Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
- Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Diva Project ini merupakan hibah dari PT Biocycle Indo kepada Polda NTT yang ditempatkan di SPN Polda NTT.
Peresmian dan penandatanganan prasasti ini dilakukan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, Selasa (12/8/2025) sekaligus peresmian renovasi sumur bor untuk SPN Polda NTT.
Kegiatan ini turut dihadiri Tenaga Ahli Kementerian PPN/Bappenas RI sekaligus Komisaris Bulog, Frans B.M. Dabukke, Direktur Aset Perkebunan Nusantara (PTPN III), Komjen Pol (Purn) Agung Setya, Gubernur NTT, Emanuel Melki Laka Lena, Direktur Utama PT. Biocycle Indo Christoper Tanu Wijaya, Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, para Pejabat Utama Polda NTT, serta undangan lainnya.
Dirut PT Biocycle Indo Christoper Tanu Wijaya bersama Direktur operasional PT Biocycle Indo, Ferdi Purnama menjelaskan bahwa Diva Project mengintegrasikan pengolahan sampah organik menggunakan teknologi Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam dengan budidaya ikan air tawar metode bioflok.
"Output dari program ini adalah ikan air tawar sebagai sumber protein hewani dan pupuk organik padat untuk kesuburan tanah. Kami berharap, melalui tangan Bapak Kapolda, proyek ini dapat menjadi pilot project yang dikembangkan di seluruh NTT," ujarnya.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Biocycle Indo.
"Program ini bukan hanya mengolah sampah secara cepat, tetapi juga menghasilkan pakan ternak dan pupuk organik. Walau ada aroma khasnya, manfaat ekonominya besar. Kami akan menjadikannya pilot project untuk kemudian dikembangkan di seluruh NTT, ungkap Kapolda.
Kapolda juga menyoroti pentingnya renovasi sumur bor di SPN Kupang yang selama bertahun-tahun tidak memiliki sumber air sendiri.
"Dengan bantuan ini, kini SPN memiliki sumur berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan siswa, asrama dan mendukung operasional Diva Project," tambahnya.
Gubernur NTT, Emanuel Melki Laka Lena menilai proyek ini sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas sektor.
"Berbuat baik di NTT pahalanya besar, di dunia maupun di surga. Saya berharap proyek ini tidak hanya berhenti di SPN Kupang, tapi berkembang ke seluruh daerah," kata Gubernur.
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi
Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT