Hendak ke Australia, Dua Pesawat Militer Asing Singgah Isi Bahan Bakar di Labuan Bajo-Manggarai Barat
Baca Juga:
- Kasus Perzinahan di Manggarai Timur Diselesaikan Dengan Mekanisme Restorative Justice
- Tuntaskan Kasus Tenggelamnya KLM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Polda NTT Periksa Saksi Ahli Dari Kementerian Perhubungan
- Istri Di Manggarai Timur Berzinah Saat Suami Ke Papua, Keluarga Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan
Kedua pesawat militer yang hendak ke Australia ini diduga kekurangan bahan bakar.
Pendaratan pesawat militer tersebut membuat heboh jagat maya setelah sebuah akun Facebook bernama Devosaputra Saputra mengupload video berdurasi 15 detik pendaratan dua pesawat tersebut.
Dalam video, akun Devosaputra Saputra menuliskan keterangan "Dari Amerika mendarat darurat di bandara internasional Komodo kehabisan BBM".
Postingan itu pun mendapatkan komentar sebanyak 260, 8.593 suka dan 75 kali dibagikan.
"Betul saya sempat video saat turun dari pesawat garuda Denpasar Labuan bajo, ini saat pesawat AS ini mau balik," tulis akun Ferdi Son dalam kolom komentar.
"ini terjadi pada hari minggu sore, kami sempat lihat langsung di Badara Komodo," tambah akun lain bernama Herdiyanto Irgi.
Belum ada informasi resmi dari pihak berwenang terkait hal ini.
Namun informasi bahwa penerbangan pesawat udara asing ini diketahui telah diizinkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Kedua pesawat ini pun parkir sementara sekitar satu setengah jam untuk melakukan pengisian bahan bakar.
Selama pengisian bahan bakar, dua unit pesawat militer Angkatan Laut Amerika Serikat ini dijaga petugas bandara.
Usai mengisi bahan bakar, dua pesawat militer ini melanjutkan penerbangan ke Australia.
Diperoleh informasi kalau pesawat pertama tipe CMV-22 dengan delapan orang kru terbang dari Denpasar, Bali pada Minggu (6/7/2025) petang ke Labuan Bajo, Manggarai Barat dan ke Darwin, Australia.
Pesawat kedua dengan tipe yang sama berisi tujug orang kru juga hendak terbang ke Darwin, Australia.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal tersebut.
"Tanya Kepala Bandara (Komodo-Labuan Bajo," ujarnya pada Senin (7/7/2025) malam.
Kasus Perzinahan di Manggarai Timur Diselesaikan Dengan Mekanisme Restorative Justice
Tuntaskan Kasus Tenggelamnya KLM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Polda NTT Periksa Saksi Ahli Dari Kementerian Perhubungan
Istri Di Manggarai Timur Berzinah Saat Suami Ke Papua, Keluarga Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan
Tertibkan Judi, Polisi di Manggarai Amankan Belasan Ayam dan Perlengkapan Judi
Antisipasi Kecelakaan Laut, Polres Manggarai Barat Sebarkan Himbauan Dalam Dua Bahasa