Batalyon Baru di Nagekeo Fokus Tangani Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kesehatan
digtara.com -Ratusan personel dari Satuan Teritorial Pembangunan 834 tiba di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
Satuan ini diterjunkan untuk membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat, khususnya di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan.
Danrem 161 Wirasakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes mengatakan, kehadiran satuan ini menjadi bagian dari program nasional untuk mempercepat pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, satuan ini bertugas langsung untuk menangani persoalan-persoalan mendasar yang selama ini dihadapi warga, seperti kekurangan pangan, akses air bersih, stunting, dan kemiskinan.
"Saya baru kembali dari Nagekeo untuk menerima pasukan yang ditugaskan secara khusus untuk pembangunan. Intinya, mereka hadir untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan pertanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan," jelasnya.
Menurut Joao Xavier Baretto Nunes, pemerintah kabupaten Nagekeo bersama masyarakat sangat antusias dan mereka bersyukur kehadiran Satuan Satuan Teritorial Pembangunan 834 di Nagekeo.
Joao Xavier menambahkan, sebenarnya ada tiga batalyon yang ditambah di NTT, yaitu satu di Naibonat, satu di Malaka, dan satunya di Nagekeo. Namun, karena tanah di Malaka dan Naibonat belum bersertifikat.
"Akhirnya hanya batalyon di Nagekeo yang ditempatkan di sana. Sedangkan dua batalyon lainnya dipindahkan ke NTB dan Bali," jelasnya.
Joao Xavier Baretto Nunes menyampaikan, personil yang ditugaskan di Nagekeo akan menjadi bagian dari masyarakat setempat. "Mereka akan memiliki KTP Nagekeo dan menetap di sini," ujarnya.
Masih menurut Danrem Joao Xavier Baretto Nunes, sesuai arahan Presiden, nantinya setiap kabupaten akan memiliki batalyon baru untuk mendukung pembangunan dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
"Tugas mereka bukan hanya menjaga keamanan, tapi benar-benar menyatu dan membantu masyarakat. Tidak boleh ada lagi warga yang kelaparan, kekurangan air bersih, mengalami stunting, atau hidup dalam kemiskinan," tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, ia juga telah memerintahkan agar semua kegiatan swasembada dan distribusi logistik pertanian dipusatkan di Nagekeo. Produk-produk seperti jagung, beras, singkong, serta hasil peternakan akan menjadi fokus utama.
"Satuan yang diterjunkan kini telah mulai bekerja di lapangan. Selain itu, fasilitas pompa air juga telah diresmikan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan akses," tutup Joao Xavier Baretto Nunes.
Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan
Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang
Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK