THM di Kota Kupang Jadi Sasaran Operasi Pekat Turangga 2025
Sebanyak 38 personel diturunkan untuk memantau aktivitas hiburan malam dan memberikan edukasi langsung kepada pengelola serta pengunjung tentang bahaya konsumsi minuman keras dan dampak negatif aksi premanisme.
Baca Juga:
"Semua kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kami pastikan kehadiran polisi di lapangan bukan untuk mengganggu aktivitas masyarakat, melainkan menjamin ketertiban dan keamanan," tegas Kombes Henry.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilanjutkan secara berkala untuk menekan potensi gangguan Kamtibmas di wilayah NTT.
"Polda NTT mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung operasi ini dengan menjadi mitra kepolisian, melaporkan aktivitas mencurigakan, dan tidak terlibat dalam praktik-praktik penyakit masyarakat," pungkasnya.
Operasi Pekat Turangga 2025 akan terus digelar hingga seluruh wilayah hukum Polda NTT bersih dari berbagai bentuk pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat.
Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta
Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah
Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan
Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang