Tidak Terima Dihadang, Pria di Manggarai Barat Tikam Rekannya hingga Tewas
digtara.com - Aparat kepolisian Polres Manggarai Barat menangani kasus penikaman yang menyebabkan B (38), warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT meninggal dunia.
Baca Juga:
Korban B dtikam oleh GT (26) pada Senin (24/3/2025) lalu sekitar pukul 00.10 Wita di Kampung Ujung, Labuan Bajo.
Aksi itu terjadi setelah keduanya terlibat keributan.
Pelaku GT (26) merupakan warga Kampung Ujung dan korban B (38) berasal dari Desa Nanga Kantor, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.
Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya mengatakan GT telah diamankan pihak kepolisian.
"Pelaku telah ditangkap petugas di rumah keluarganya, dua jam setelah peristiwa pembunuhan itu terjadi," kata Kasat Reskrim pada Rabu (26/3/2025).
Peristiwa itu bermula ketika ada sejumlah orang terlibat keributan di depan rumah GT di Kampung Ujung pada Minggu (23/3/2025) lalu sekitar pukul 23.10 Wita.
"Mendengar keributan itu, GT keluar untuk melerai pihak yang terlibat pertengkaran di depan rumahnya tersebut.
GT meminta seorang perempuan yang tidak dikenalinya di lokasi keributan itu untuk pulang.
Perempuan tersebut menolak permintaan GT (26) dan terjadilah pertengkaran.
"Pelaku GT sempat menyuruh pulang seorang wanita yang tidak dikenalinya yang saat itu juga berada di tempat keributan tersebut. Namun, wanita tersebut tidak terima sehingga terjadi pertengkaran antara pelaku dengan wanita tersebut dan setelah itu wanita tersebut langsung pergi dari tempat keributan," ujar AKP Lufthi.
Senin (24/3/2025) sekitar pukul 00.10 Wita, GT mengajak istrinya untuk mencari makan di sekitar Pelabuhan Marina, Labuan Bajo.
Sebelum berangkat, pelaku GT sempat mengambil sebilah pisau miliknya dan disisipkan ke dalam celana di pinggang bagian kiri.
GT bersama istrinya melintasi Jalan Mutiara, Kampung Ujung, yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Disitu ada sekelompok orang yang tidak dikenal GT menghalangi jalan mereka.
Salah satunya adalah perempuan yang sebelumnya bertengkar dengan GT.
Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian
Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores
6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang
Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa