Kapolres Manggarai Barat Beri Bantuan Sembako Kepada Korban Kebakaran
digtara.com - Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang memberikan bantuan sembako bagi korban kebakaran di Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT, akhir pekan lalu.
Baca Juga:
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (1/2/2025) siang itu menyebabkan bangunan rumah milik Taufik Suldi sisa puing, harta benda pun tak ada yang tersisa.
Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pasca insiden itu, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang mendatangi lokasi kebakaran serta memberikan sejumlah bantuan kemanusiaan bagi korban kebakaran.
Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk tanggung jawab sesama manusia untuk saling membantu di saat ada yang tertimpa musibah.
"Kami meninjau langsung lokasi kebakaran dan memberikan bantuan paket sembako. Tentu ini sungguh sangat prihatin dan semoga korban daripada musibah ini diberikan kekuatan," kata Kapolres usai pemberian bantuan.
Sambil memberikan bantuan sembako, Kapolres pun berbincang-bincang dengan warga yang menjadi korban kebakaran dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.
"Bantuan sembako yang kami berikan berupa beras, biskuit, air mineral, mie instan dan telur. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban keluarga korban kebakaran," ungkapnya.
Selain memberikan bantuan sembako, pihak kepolisian juga memberikan dukungan moral kepada korban kebakaran.
"Saudara kita tengah tertimpa musibah. Sudah sepatutnya dirangkul, berikan dukungan kepada mereka agar segera bangkit bergerak dari keterpurukannya," ucap Kapolres.
AKBP Christian mengajak semua elemen masyarakat agar dapat saling bahu membahu guna membantu meringankan beban keluarga korban yang tertimpa musibah.
Pasca Kebakaran, Kampung Adat di Sumba Barat Direkontruksi Ulang
Kapolres dan Bupati Sumba Barat Tinjau Korban Kebakaran di Kampung Waruwora
Pemukiman Warga di Belakang Pasar Batu Cermin Manggarai Barat Terbakar
Puluhan Rumah Adat di Sumba Barat-NTT Terbakar, Ratusan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Polda NTT Pastikan Tidak Ada Tambang Emas Ilegal Di Pulau Sebayur Besar-Manggarai Barat