Banjir Meluber ke Badan Jalan Timor Raya Kupang, Arus Lalu Lintas Macet

digtara.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Kamis (30/1/2025) malam hingga Jumat (31/1/2025) pagi menyebabkan banjir meluber hingga ke jalan raya di perbatasan Desa Oebelo dan Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Baca Juga:
Akibatnya, arus lalu lintas di jalan Timor Raya kilometer 19, baik yang menuju Kota Kupang maupun keluar Kota Kupang mengalami kemacetan panjang.
Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kupang bersama Polsek Kupang Tengah dipimpin Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Arina Ekklesia Behi dikerahkan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di lokasi terdampak.
Petugas dengan sigap mengatur arus lalu lintas, mengarahkan pengendara agar tetap berhati-hati, serta membantu kendaraan yang terjebak banjir.
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Arina Ekklesia Behi mengatakan bahwa banjir yang melanda kawasan tersebut mengganggu kelancaran lalu lintas kendaraan yang hendak menuju dan keluar dari Kota Kupang, termasuk yang menuju Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
"Kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar meskipun kondisi jalan tergenang. Kami juga mengimbau kepada pengendara agar tetap waspada dan menghindari titik-titik yang memiliki genangan air tinggi," ujar Iptu Arina.
Selain mengatur lalu lintas, petugas kepolisian juga membantu beberapa kendaraan roda dua dan roda empat yang mengalami kendala akibat genangan air.
Hingga saat ini, petugas masih terus berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali.
Pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di daerah rawan banjir serta selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum bepergian.
Jika hujan deras kembali terjadi, warga diharapkan menghindari jalur yang berisiko tinggi terhadap genangan air untuk menghindari kecelakaan atau kendaraan mogok.
Hingga Jumat petang, arus lalu lintas di lokasi banjir sudah mulai terurai, meskipun masih ada beberapa titik genangan yang menghambat kelancaran kendaraan.
Pihak kepolisian tetap bersiaga guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan bagi pengguna jalan.

Dua Remaja Perempuan di Flores Timur-NTT Ditangkap Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Satu Lagi Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan Diserahkan Polsek Kota Lama ke Kejaksaan

Warga Kota Kupang Diancam Gara-gara Bunyi Musik Hingga Larut Malam, Polisi Tempuh Problem Solving

Warga Tiga Kelurahan di Kota Kupang Segera Punya Sumber Air Bersih Bantuan Kapolda NTT

Mulai Pulih, Korban Kekerasan Seksual di Manggarai Timur Segera Dimintai Keterangan
