Selasa, 28 April 2026

Tiga Bocah di Sumba Barat Daya Hilang Tersapu Ombak Saat Nonton Kapal Karam, Dua Ditemukan Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Selasa, 27 Januari 2026 11:03 WIB
Tiga Bocah di Sumba Barat Daya Hilang Tersapu Ombak Saat Nonton Kapal Karam, Dua Ditemukan Meninggal Dunia
ist
Tiga Bocah di Sumba Barat Daya Hilang Tersapu Ombak Saat Nonton Kapal Karam, Dua Ditemukan Meninggal Dunia

digtara.com -Tiga bocah sekolah dasar di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT hilang tersapu ombak saat menonton kapal karam pada Senin (26/1/2026) sianh.

Baca Juga:

Upaya pencarian dilakukan aparat kepolisian dan warga masyarakat setempat.

Hasilnya, dua bocah ditemukan pada Selasa (27/1/2026) pagi dalam keadaan meninggal dunia. Sementara satu korban lagi masih dalam upaya pencarian.

Tiga korban yang tersapu ombak masing-masing Alfres Mone (6), siswa kelas I sekolah dasar, Ibranto Mete (9) dan Adrianto Mete (9), siswa kelas III sekolah dasar.

Baca Juga:
Para korban merupakan warga Poudawa, Desa Wemaringi dan Kalembu Rame, Desa Wemaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ketiga bocah ini hilang dan tenggelam di pantai Webuku, Desa Wemaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Korban dan rekan mereka Jok Eldon Helo (11) sedang duduk di pesisir pantai Webuku, Desa Wemaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya sambil melihat bangkai kapal KM Abadi Jaya-A1 yang terdampar di pantai tersebut.

Tanpa diduga, gelombang dan ombak yang tinggi muncul.

Jok Eldon Helo dan tiga orang korban tersapu ombak dan terseret ke dalam laut. Jok Eldon Helo berusaha berenang hingga ke tepian pantai

Kemudian setelah selamat, ia sempat melihat tiga korban yang merupakan teman- temannya sudah terbawa ke dalam laut

Baca Juga:
Warga masyarakat di sekitar pantai Webuku yang melihat dan mengetahui peristiwa tersebut datang dan memberi bantuan terhadap Jok dan berupaya mencari korban.

Anggota Polsek bersama keluarga korban dan masyarakat berupa mencari korban di sekitar bangkai kapal dan di sekitar pesisir pantai dekat lokasi kejadian dengan berjalan kaki menyisir sepanjang bibir pantai

Polres Sumba Barat Daya juga berkoordinasi dan meminta bantuan Basarnas untuk membantu melakukan pencarian korban, yang diperkirakan masih ada di dasar laut.

Namun cuaca buruk disertai gelombang air laut besar dan angin kencang sehingga masyarakat tidak berani berenang dan menyelam untuk mencari korban.

Selain itu ketiadaan peralatan seperti perahu dan alat lainnya juga menjadi kendala dalam pencarian korban.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua

Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Tengah Diringkus dalam Waktu Singkat

Dua Pelaku Pembunuhan di Sumba Tengah Diringkus dalam Waktu Singkat

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Komentar
Berita Terbaru