Keluh Siswa Santap Makan Bergizi Gratis: Susah Ditelan hingga Bikin Kembung, Uang Jajan Otomatis Dipangkas Ortu
digtara.com - Seorang siswa SMPN 61 Jakarta Barat berinisial A mengaku kembung usai menyantap makanan yang disediakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan.
Baca Juga:
- UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian
- Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Peningkatan Jumlah Pembimbing Perempuan
- Terungkap! Ini Motif Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Gubernur Pramono: Bukan karena Bullying
Siswa berinisial A mengaku kekenyangan bukan karena menyantap hidangan MBG, tetapi kembung akibat harus terus minum air putih agar bisa menelan makanan yang disediakan.
"(Kekenyangan karena) minum air putih mulu. Setiap makan minum air putih mulu. Iya (biar tertelan)," katanya melansir suara.com, Senin (6/1/2026).
Tak hanya itu, ia mengaku tidak habis menyantap makanan karena rasanya yang kurang cocok dengan seleranya.
"Enak sih. Tapi kadang nggak habis. Kekenyangan," ucapnya.
Sebelumnya, ia juga mengeluhkan tentang berkurangnya uang jajan hariannya akibat keberadaan program pemerintah tersebut.
Setiap hari, ia mendapat sangu Rp 20 ribu. Namun, kini uang berkurang Rp 5 ribu.
Ia bercerita bahwa orang tuanya beranggapan uang jajan yang seharusnya dipakai membeli makan siang sudah ditanggung pemerintah.
"Iya (uang jajan berkurang) dari Rp 20 ribu ke Rp 15 ribu," ujarnya.
UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian
Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Peningkatan Jumlah Pembimbing Perempuan
Terungkap! Ini Motif Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Gubernur Pramono: Bukan karena Bullying
Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Terduga Siswa Pelaku Jalani Operasi: Polisi Dalami Motif
Setnov Bebas Bersyarat, ARUKKI dan LP3HI Kecewa Berat, Gugat ke PTUN Jakarta