Polres Manggarai Barat Mulai Manfaatkan Bantuan Rusun dari Kementerian PUPR
digtara.com - Polres Manggarai Barat menerima bantuan Rumah Susun (Rusun) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.
Baca Juga:
- 25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
- Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
- Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian
Rusun tersebut diperuntukkan untuk anggota polisi yang bertugas di ujung barat Pulau Flores, NTT itu dibangun Kementerian PUPR sejak tahun 2023 itu resmi digunakan sejak Selasa (17/12/2024).
Penggunaannya ditandai penyerahan secara simbolis kunci dan hak penggunaan Rusun dari Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II, Yublina Dila Bunga kepada Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang disaksikan sejumlah pejabat utama dan anggota Polres Manggarai Barat.
Rusun ini dibangun satu tower dan memiliki tiga lantai dengan 44 unit hunian tipe 36 meter persegi di atas lahan seluas 3.280 meter persegi dengan luas bangunan 2.892 meter persegi.
Lokasinya berada di Jalan Trans Flores, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT.
"Pembangunan Rumah Susun ini merupakan wujud dukungan Kementerian PUPR dalam memberikan hunian layak bagi anggota TNI-POLRI khususnya anggota Polres Manggarai Barat," kata Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Nusa Tenggara II, Yublina Dila Bunga.
Pihaknya juga melengkapi bangunan tersebut dengan mebel atau furniture agar anggota kepolisian beserta keluarga bisa tinggal dengan nyaman.
Setiap unit terdiri dari dua kamar dilengkapi dengan mebel seperti tempat tidur, lemari, sofa dan meja ruang tamu, toilet, dapur, tempat cuci dan di bagian luar gedung dilengkapi dengan jalan, tempat parkir dan ruang terbuka hijau (RTH).
"Sudah kami lengkapi dengan prasarana dan sarana serta fasilitas sehingga nanti penghuni tinggal masuk membawa pakaian maupun peralatan rumah tangga secukupnya," jelasnya.
Yublina Dila Bunga berharap Polres Manggarai Barat bisa membentuk pengelola dan menetapkan tata tertib bagi penghuni serta merawat aset yang dibangun ini.
"Kami berharap agar Rumah Susun ini dapat bermanfaat dan menjadi tempat hunian yang nyaman bagi para anggota Polres Manggarai Barat," tutur Kepala BP2P Nusa Tenggara II itu.
25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian
Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores
6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang