Kondisi Terkini Perempuan yang Dibakar Pasangannya, Dirawat Intensif di ICU, Luka Bakar Nyaris di Seluruh Tubuh
Menurut keterangan saksi yang sudah diperiksa, Gabriel lah yang menganiaya dan membakar korban.
Baca Juga:
- BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan
- Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional
- Hendak ke Malaysia, Lima Calon PMI Non Prosedural Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Saat diperiksa, Gabriel mengaku membakar korban karena cemburu dan sering berkelahi.
Lalu puncaknya pada Rabu 27 November 2024 di rumah pelaku dan korban di RT 028/RW 013, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Gabriel sudah diamankan di Rutan Polresta Kupang Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Gabriel saat diperiksa mengakui kalau korban bakar diri. Padahal keterangan saksi dan korban menguatkan kalau pelaku lah yang membakar korban.
Dari keterangan dan bukti awal terungkap kalau awalnya pelaku mabuk miras dan bertengkar dengan korban saat korban baru pulang mencoblos untuk Pilkada.
Aksi pelaku membakar korban dilakukan pada Rabu (27/11/2024) petang.
Gabriel tidak terima dan jengkel atas sikap korban yang menunggak pinjaman koperasi karena pada Rabu petang, korban didatangi petugas koperasi di rumahnya untuk menagih tunggakan pinjaman koperasi sebesar Rp 20.000.
Gabriel yang mengetahui kejadian ini marah kepada korban dan menyiram korban dengan minyak tanah, kemudian mengambil petek dan menyulutkan api ke tubuh korban.
Korban pun mengalami luka bakar pada sekujur tubuh dengan prosentase 85 persen. Ia harus dirawat intensif di RSUD Prof Dr WZ Yohanes Kupang.
Gabriel sendiri membuat dua versi cerita terkait kasus ini.
Awalnya ia beralasan kalau ia menyuruh korban memasak mie, namun kompor meledak dan menyambar tubuh korban.
Namun Gabriel juga mengakui kalau awalnya ia berkelahi dengan korban karena petugas koperasi datang menagih hutang Rp 20.000.
Hal ini memicu pertengkaran antara mereka, sehingga korban mengambil minyak tanah dan membakar dirinya.
Kerabat korban malah mengakui kalau Gabriel sering melakukan kekerasan terhadap korban dan sudah pernah membuat surat pernyataan.
Yafret Oja (32), tetangga pelaku dan korban mengaku mendengar keributan dari rumah korban.
Saat itu ia melihat korban dalam keadan terbakar.
Lalu Yafret bersama tetangga sekitar rumah korban membantu untuk memadamkan api di tubuh korban dan membawa korban ke RSUD WZ Yohanes bersama terduga pelaku untuk mendapatkan perawatan.
BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan
Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional
Hendak ke Malaysia, Lima Calon PMI Non Prosedural Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat
Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar