Jalur Medan-Berastagi Masih Ditutup akibat Longsor, Korban Jiwa Terus Bertambah
digtara.com - Hingga Kamis (28/11/2024), jalur Medan-Berastagi masih ditutup akibat longsor yang terjadi di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang tepatnya di tikungan Tirtanadi.
Baca Juga:
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Unit Lantas Polsek Pancur Batu, Iptu Rizal Purba.
"Benar, untuk jalur Medan-Sibolangit masih ditutup. Jadi kita minta agar warga tidak melewati jalur itu sementara," ujarnya melansir kompas.com.
Rizal menyebut, sejumlah alat berat masih bekerja di sekitar lokasi untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.
"Masih ada sejumlah kendaraan, bus, atau pun mobil pribadi yang akan dievakuasi hari ini," sambungnya.
Untuk warga yang ingin menuju ke Berastagi, katanya, bisa mengambil jalur alternatif dari Kota Binjai atau Kota Pematangsiantar.
Sementara itu, hingga hari kedua pasca kejadian, jumlah korban akibat tanah longsor tersebut bertambah.
Berdasarkan data dari Polda Sumatera Utara, tujuh korban meninggal dunia telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengungkapkan bahwa sejak Rabu dini hari, tim gabungan berhasil mengevakuasi 7 korban tewas dan 20 korban luka-luka dari lokasi kejadian.
"Korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing," ujar Hadi.
Sementara itu, korban luka-luka telah mendapat perawatan di rumah sakit.
Dua Perempuan di Manggarai Timur Masih Tertimbun Tanah Longsor
Dua Warga Hilang Pasca Longsor di Kabupaten Manggarai Timur
Menteri PU Targetkan Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumatera Pulang Sebelum Ramadan
Dihantam Hujan Lebat, Tanggul Pengaman Sekolah di Sikka-NTT Longsor
Pemuda ICMI: Pemerintah Harus Segera Menetapkan Banjir dan Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional