Kapolres Kupang Copot Brevet Anggota yang Tidak Sesuai Keahlian
Baca Juga:
- Tim Psikologi Polda NTT dan Jatim Hadirkan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maukaro-Ende
- Bantuan Bahan Makanan dan Keperluan Bayi Bagi Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e Diangkut dengan KP Kasturi 6002 Baharkam Polri
- Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere
Langkah ini diambil usai menggelar apel pagi di lapangan apel Polres Kupang, hari Senin (4/11/2024) pagi.
Dalam apel tersebut, Kapolres menginstruksikan personil Paminal dan Provost untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pakaian dinas anggota.
"Kami harus memastikan bahwa setiap personil mengenakan brevet yang mencerminkan keahlian dan kompetensi mereka. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga profesionalisme di lingkungan Polri," ungkap Kapolres Kupang.
Kapolres menjelaskan bahwa selama pemeriksaan, brevet yang ditemukan tidak sesuai dengan keahlian personil akan segera dicopot dengan cara digunting menggunakan silet.
Tindakan ini diharapkan dapat menegakkan disiplin serta meningkatkan kesadaran anggota mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan.
"Brevet bukan sekadar simbol, tetapi merupakan pengakuan atas keahlian yang dimiliki. Kami ingin agar semua anggota Polres Kupang benar-benar mencerminkan kompetensi yang telah mereka capai," tambahnya.
Dengan tindakan ini, Kapolres Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan integritas di jajaran kepolisian khususnya Polres Kupang dan jajarannya.
Tim Psikologi Polda NTT dan Jatim Hadirkan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maukaro-Ende
Bantuan Bahan Makanan dan Keperluan Bayi Bagi Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e Diangkut dengan KP Kasturi 6002 Baharkam Polri
Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere
Jumlah Korban Gempa Flores Terus Bertambah Jadi 73 Orang, Tim SAR Gabungan Terus Lalukan Penyisiran
Fasilitas Terbatas, Dokkes Polri dan Polda NTT Bantu Persalinan Ibu Korban Gempa di Tenda Pengungsian