Warga Tujuh Desa Sekitar Gunung Api Lewotobi Laki-laki Mengungsi
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi kurang lebih 3 menit 5 detik," ujarnya.
Baca Juga:
Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki serta sektoral 7 kilometer pada arah utara-timur laut dan 7 kilometer pada sektor timur laut.
"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," ujarnya.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki perlu mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Avi Halan yang juga Kabid KL BPBD Kabupaten Flores Timur mengakui ada sejumlah desa yang berdampak pada tiga kecamatan.
Kecamatan Wulanggitang enam desa yakni Desa Pululera, Nawokote, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru dan desa Boru Kedang.
Di Kecamatan Ile Bura ada empat desa yakni Desa Dulipali, Nobo, Nurabelen dan Desa Riang Rita.
Kecamatan Titehena empat desa yakni Desa Konga, Kobasoma, Bokang Wolomatang dan Desa Watowara.
Ribuan warga juga ikut terdampak atau sebanyak 2.734 kepala keluarga atau 10.295 jiwa terdampak, dengan rincian Kecamatan Wulanggitang sebanyak 2.527 kepala keluarga atau 9.479 jiwa serta Kecamatan Ile Bura sebanyak 207 kepala keluarga atau 816 jiwa terdampak.
Saat ini masyarakat Desa Dulipali sedang menuju Desa Lewolaga. pemerintah Desa Lewolaga sudah menyiapkan tempat sekolah sebagai lokasi pengungsian.
Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang
Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia
Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau
IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang
Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda