Enggan Bayar Tiket Masuk Pelabuhan, Empat Pemuda di Alor Malah Keroyok Petugas Pelni dan Anggota Polri
digtara.com - Seorang petugas Pelni Alor dan anggota Sat polairud Polres Alor dikeroyok sejumlah pemuda.
Baca Juga:
Pemicunya, para pelaku tidak terima ketika ditegur karena enggan membayar tiket masuk pelabuhan.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/9/2024) siang sekitar pukul 14.00 wita, di Pelabuhan Kalabahi, Kalabahi Kota, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Para pelaku masing-masing YEL alias Yusuf (47), warga Maikang, Alor Selatan. YA alias Yunias (45), warga Padang Alang, Alor Selatan, SL alias Sanoa (29) dan SF alias Soleman.
Para pelaku mengeroyok dan menganiaya Mohammad Safi'i Djamharjo (21), warga Teluk Mutiara, Alor dan Victor Setiawan Sonopaa (27), anggota Polri yang juga warga Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.
Kasus ini bermula saat korban Mohammad Safi'i Djamharjo yang bertugas di pintu masuk portal pelabuhan Kalabahi melihat keempat pelaku masuk ke dalam pelabuhan untuk mengantar saudaranya naik kapal Awu.
Namun para pelaku tidak mau membayar tiket masuk pelabuhan Kalabahi.
Korban Mohammad sempat menegur terlapor cs untuk membayar tiket masuk pelabuhan.
Bukannya membayar tiket masuk pelabuhan, keempat terlapor malah mengeroyok korban dengan cara memukul korban secara bersama-sama menggunakan tangan kosong mengepal serta menendang ke arah badan korban.
Libur Panjang Imlek 2026, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumatera Utara Sudah Terjual
Delapan Tersangka Perankan Ulang Kasus Pengeroyokan Menyebabkan Warga Meninggal Dunia
Tujuh Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda NTT Tegaskan Pelaku Pengeroyokan Mabuk Miras Saat Keroyok Anggota Polda NTT
Keroyok Anggota Polda NTT, Lima Pemuda Ditahan Polisi