Jumat, 21 Agustus 2026

BKKPN Kupang Turunkan Tim Cek Mamalia yang Terdampar di Alor

Imanuel Lodja - Sabtu, 07 September 2024 08:00 WIB
BKKPN Kupang Turunkan Tim Cek Mamalia yang Terdampar di Alor
istimewa
BKKPN Kupang Turunkan Tim Cek Mamalia yang Terdampar di Alor

Sekitar 50 ekor paus ditemukan terdampar dan mati di sekitar pantai Pureman, Kabupaten Alor, NTT pada Jumat (6/9/2024) petang.

Baca Juga:

Belum diketahui pasti penyebab mati atau terdamparnya mamalia tersebut.

Kepala Desa Purnama melaporkan kepada Kapolsubsektor Pureman, Aipda Gerson Eliezer Bau dan Bripka Jansin Pati Mbani kalau ikan tersebut terdampar dan mati serta ditemukan sekitar pukul 17.00 wita di pantai kampung Pureman, desa Purnama, Kecamatan Pureman, Kabupaten Alor.

Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman yang dikonfirmasi, Jumat (6/9/2024) malam membenarkan kejadian ini.

"Letak kampung pureman jauh dari ibukota kecamatan dan hanya bisa dilalui menggunakan perahu motor," ujar Kapolres Alor.

Disisi lain, kondisi laut yang kurang bersahabat dan tidak ada perahu yang bisa digunakan termasuk sulitnya jaringan komunikasi di kampung Pureman menyulitkan koordinasi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berkostum Hitam, Warga Alor Gelar Pawai Karnaval HUT RI Sambil Jalankan Kotak Donasi Gempa Flores

Berkostum Hitam, Warga Alor Gelar Pawai Karnaval HUT RI Sambil Jalankan Kotak Donasi Gempa Flores

Kansar Kupang Kerahkan KN SAR Antareja 233 Ke Flores Bantu Penanganan Dampak Gempa

Kansar Kupang Kerahkan KN SAR Antareja 233 Ke Flores Bantu Penanganan Dampak Gempa

Berkas Perkara P21, Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pengeroyokan Dilimpahkan Polres Alor ke Kejaksaan

Berkas Perkara P21, Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pengeroyokan Dilimpahkan Polres Alor ke Kejaksaan

Polres Alor Limpahkan Tersangka Kekerasan Terhadap Anak ke JPU

Polres Alor Limpahkan Tersangka Kekerasan Terhadap Anak ke JPU

Polisi di Kupang Bubarkan Pesta Karena Suara Musik Hingga Subuh

Polisi di Kupang Bubarkan Pesta Karena Suara Musik Hingga Subuh

Disebut 'Suanggi', Warga Oebufu-Kota Kupang Terlibat Salah Paham

Disebut 'Suanggi', Warga Oebufu-Kota Kupang Terlibat Salah Paham

Komentar
Berita Terbaru