Minggu, 07 Juni 2026

Ibu Rumah Tangga di Kabupaten TTS Ditemukan Tewas Ggantung Diri

Imanuel Lodja - Jumat, 07 Juni 2024 07:50 WIB
Ibu Rumah Tangga di Kabupaten TTS Ditemukan Tewas Ggantung Diri
istimewa
Ibu Rumah Tangga di Kabupaten TTS Ditemukan Tewas Ggantung Diri

digtara.com - Kasus gantung diri terjadi lagi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Baca Juga:

Kali ini FN (59), seorang ibu rumah tangga di Oinlasi, Desa Oinlasi, Kecamatan KiE, Kabupaten TTS ditemukan tewas gantung diri.

Korba ditemukan di dalam rumah milik Markus Nenokeba di Oinlasi, Desa Oinlasi, Kecamatan KiE, Kabupaten TTS.

Korban ditemukan oleh Dortia Fallo (28) pada Kamis (6/6/2024) pagi.

Korban ditemukan tergantung menggunakan kain motif batik warna kuning coklat pada kusen pintu kamar tidur di dalam rumah korban.

Dortia Fallo ke rumah korban meminjam kursi. Ia lalu mengetuk pintu rumah dan memanggil korban berulang kali namun tidak ada jawaban.

Karena korban tidak menjawab, Dortia lalu ke pintu samping rumah korban sambil memanggil korban.

Ketika sampai di pintu samping rumah korban, Dortia melihat pintu samping tidak terkunci sehingga ia kemudian membuka pintu dan hendak masuk ke dalam rumah.

Namun ketika pintu terbuka, Dortia melihat korban sedang tergantung menggunakan kain motif batik warna kuning coklat pada kusen pintu kamar tidur di dalam rumah.

Dortia lalu berinisiatif untuk menolong korban dengan menurunkan korban dari gantungan kain sarung.

Ia kemudian membaringkan korban di lantai rumah, kemudian memberitahukan kejadian tersebut pada Arnoldus Kase di rumahnya.

Arnoldus Kase ke TKP dan Dortia ke rumah Debora Nenokeba guna memberitahukan kejadian tersebut.

Mereka juga ke rumah korban dan mendapati korban sudah terbaring di tanah. Selang beberapa saat tetangga pun datang.

Mereka kemudian melaporkan ke Polsek KiE.

Kapolsek KiE, Iptu Sunaryo memimpin olah TKP bersama tim identifikasi Polres TTS.

Polisi juga mendatangkan tim medis untuk visum. Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 10 jam.

"Korban meninggal murni gantung diri karena desebabkan askviksi atau kehilangan oksigen. Pada leher korban ditemukan bekas jeratan," ujar Kapolsek KiE saat dikonfirmasi Jumat (7/6/2024).

Keluarga menerima kematian korban dan menolak untuk dilakukan otopsi atau bedah mayat serta tidak akan melanjutkan ke proses hukum.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Peduli Dengan Siswa ke Sekolah Pakai Sandal Lusuh, Kapolda NTT dan Polres TTS Bantu Sepatu Bagi Siswa di Oelbubuk

Peduli Dengan Siswa ke Sekolah Pakai Sandal Lusuh, Kapolda NTT dan Polres TTS Bantu Sepatu Bagi Siswa di Oelbubuk

Diduga Jatuh dari Pohon Lontar, Petani di Kabupaten TTS Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Jatuh dari Pohon Lontar, Petani di Kabupaten TTS Ditemukan Meninggal Dunia

Masih Dengan Pakaian Seragam Sekolah, Sejumlah Pelajar di Kota Kupang Diamankan Polisi daat Pesta Miras

Masih Dengan Pakaian Seragam Sekolah, Sejumlah Pelajar di Kota Kupang Diamankan Polisi daat Pesta Miras

Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol

Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol

Tangani Puluhan Masalah Kejahatan, Polda NTT Dan Polres Jajaran Amankan 87 Tersangka

Tangani Puluhan Masalah Kejahatan, Polda NTT Dan Polres Jajaran Amankan 87 Tersangka

Kepala BGN Ditahan, Pemuda Muhammadiyah NTT Minta Kejaksaan Audit Pengelola MBG di NTT

Kepala BGN Ditahan, Pemuda Muhammadiyah NTT Minta Kejaksaan Audit Pengelola MBG di NTT

Komentar
Berita Terbaru