Senin, 31 Agustus 2026

Empat Nelayan di Sikka Melaut Saat Cuaca Ekstrim, Tiga Orang Selamat dan Satu Hilang

Imanuel Lodja - Selasa, 12 Maret 2024 10:32 WIB
Empat Nelayan di Sikka Melaut Saat Cuaca Ekstrim, Tiga Orang Selamat dan Satu Hilang
istimewa
Empat Nelayan di Sikka Melaut Saat Cuaca Ekstrim, Tiga Orang Selamat dan Satu Hilang

digtara.com - Empat orang nelayan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat melaut saat cuaca sedang tidak bersahabat.

Baca Juga:

Akibatnya satu orang nelayan hilang saat perahu yang ditumpangi dihantam gelombang. Sementara tiga orang rekannya berhasil selamat.

Keempat nelayan ini merupakan warga Dusun Tikang, Desa Watutedang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, NTT.

Keempat nelayan ini yakni Makarinus Sareng (70), Steventis Godefridus Suwandi (44), Guido Sakristi Palu (38) dan Anselmus Nong Luis (45).

Mereka menumpangi perahu berbeda saat melaut untuk mencari ikan.

Perahu pertama ditumpangi Makarinus Sareng dan anaknya Steventis Godefridus Suwandi.

Sementara satu perahu lain ditumpangi Guido Sakristi Palu dan Anselmus Nong Luis.

Diperoleh informasi kalau pada Senin (11/3/2024) petang sekitar pukul 17.00 wita, 4 orang nelayan ini melaut menggunakan 2 perahu.

Perahu pertama menebar jala ikan, sedangkan perahu kedua memancing.

Sekitar pukul 19.00 wita, terjadi gelombang laut, angin dan hujan lebat.

Perahu kedua langsung berusaha pulang dengan selamat. Perahu pertama pun berusaha mengangkat jala.

Karena ombak cukup tinggi disertai angin dan hujan sehingga perahu pertama yang ditumpangi Makarinus Sareng dan anaknya Steventus Godefridus Suwandi kemasukan air.

Makarinus dan Steventus berusaha menyelamatkan diri dengan masing-masing melompat ke luar dari perahu dan terpisah.

Hanya Steventis Godefrifus Suwandi yang berhasil selamat sampai ke pantai Desa Watutedang.

Saverius Eduardus (42), anak dari Makarinus/adik dari Steventis mengetahui kalau bapak dan kakaknya melaut saat cuaca sedang buruk.

Ia segera ke pantai untuk mengecek karena cuaca hujan deras, angin dan ombak cukup tinggi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Basarnas Bersama Potensi SAR Intensifkan Distribusi Logistik Melalui Udara di Manggarai Timur

Basarnas Bersama Potensi SAR Intensifkan Distribusi Logistik Melalui Udara di Manggarai Timur

Hingga Jumat Siang, Korban Meninggal Pasca Gempa Flores Naik Jadi 83 orang

Hingga Jumat Siang, Korban Meninggal Pasca Gempa Flores Naik Jadi 83 orang

170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan, 630 Jiwa Terdampak

170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan, 630 Jiwa Terdampak

Operasi Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia

Operasi Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia

Nelayan Rote Ndao Yang Hilang Saat Mencari Rumput Laut Belum Juga Ditemukan

Nelayan Rote Ndao Yang Hilang Saat Mencari Rumput Laut Belum Juga Ditemukan

Nelayan di Rote Ndao Hilang Saat Mengambil Rumput Laut, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian

Nelayan di Rote Ndao Hilang Saat Mengambil Rumput Laut, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian

Komentar
Berita Terbaru