Sempat Jatuh ke Laut, ABK Perahu Motor Ikan Meninggal Dunia Setelah Dilarikan ke RS
Baca Juga:
Hasil pemeriksaan medis dari Rumah sakit umum Menia bahwa korban sudah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban dan jenazah korban langsung dibawa ke rumah korban di Desa Remedue, Kecamatan Hawu Mehara," tambah Kapolres.
Korban juga diketahui baru empat bulan bekerja sebagai ABK di kapal Via Dolorosa.
Marten Raga (ayah korban) mengaku kalau selama ini korban sering mengeluhkan sakit asam lambung dan pernah jatuh pingsan saat sedang berbelanja di pasar Mingguan di desanya.
Korban juga diketahui memiliki riwayat sakit TBC kulit dan sempat dirawat di Puskesmas Hawu mehara, Kabupaten Sabu Raijua.
Ayah korban juga menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.
Kapal Perahu Motor Ikan Lamparan Via Dolorosa merupakan kapal ikan Jenis Perahu Motor 35 GT menggunakan pukat.
Kapal ini berasal dari Desa Ramedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua yg melakukan pencarian ikan pada malam hari pada musim bulan gelap di perairan wilayah kabupaten Sabu Raijua dan perahu tersebut saat ini berlabuh di perairan Kecamatan Sabu Timur berhubung cuaca pada wilayah perairan Sabu Barat sampai Hawu Mehara dalam keadaan ekstrim.
Tiga Terduga Tindak Pidana PETI di Sumba Timur Diproses Hukum
Mangkir Dari Panggilan, Polres Belu Layangkan Lagi Panggilan Bagi RS Tersangka Kasus Pencabulan
Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka
Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air
Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam