Tak Terima Bupati Batubara Difitnah, Ratusan Relawan Zahir Berunjukrasa dan Laporkan ke Polisi
digtara.com - Ratusan orang yang tergabung dalam Barisan tim Relawan Zahir, berunjukrasa sekaligus melaporkan dugaan fitnah terhadap Bupati Batubara, Sumatera Utara.
Baca Juga:
Laporan tersebut dilakukan saat Barisan tim Relawan Zahir menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Batubara di Kecamatan Limapuluh, Batubara, Jumat (6/10/2023).
Dalam orasinya, massa merasa sangat percaya dan mendukung penuh kinerja Bupati Batubara, Zahir, yang dianggap sudah banyak membawa perubahan yang lebih baik selama memimpin Batubara.
Dalam kurun waktu hampir lima tahun terakhir, perubahan itu, seperti pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi.
Barisan Relawan Zahir tersebut juga mengecam ada pihak-pihak yang mendiskreditkan Zahir dan diduga menyebar fitnah dengan menuduh Zahir sebagai mafia tanah terkait pelepasan HGU PT Kwala Gunung
Padahal pelepasan HGU itu terjadi pada tahun 2017 di masa bupati sebelumnya.
Terkait dugaan fitnah tersebut, Barisan Relawan Zahir melaporkan pihak-pihak yang dianggap bertanggungjawab ke Polres Batubara. Laporan secara simbolis diberikan saat unjuk rasa dan diterima oleh Kasat Sabhara Polres Batubara, AKP DP Sinaga.
Koordinator aksi unjuk rasa, Arwan Syahputra, meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut.
"Kita meminta dan mendukung aparat Kepolisian Resor Batubara untuk segera menelaah laporan dari Barisan Relawan Zahir ini, untuk segera mengungkap siapa sebenarnya dalang intelektual di balik oknum-oknum yang menudingkankan Bupati Zahir sebagai mafia tanah," sebut Arwan.
Sementara itu AKP DP Sinaga mengatakan akan meneruskan laporan Barisan Relawan Zahir ke Satreskrim Polres Batubara.
Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan
Rinto Subekti: Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Utama Menuju Indonesia Emas 2045
Rinto Subekti Ajak Masyarakat Teruskan Estafet Perjuangan Pahlawan dengan Jaga Persatuan
Puluhan Warga Datangi DPRD Kabupaten Kupang Pertanyakan Proses Bagi Anggota Dewan Terlibat Kekerasan Seksual
Demo Mahasiswa di Kupang Tolak KUHP Baru dan Pilkada Tak Langsung