Bocah Usia 12 Tahun di Ende Dicabuli di Masjid
digtara.com - Tindakan tidak terpuji ditunjukkan HH (50), warga Kabupaten Ende, NTT.
Baca Juga:
Ia mencabuli F (12), saat F membantu membersihkan masjid.
Pencabulan di masjid ini dilakukan HH pada bulan September 2023 lalu dan berlanjut beberapa hari kemudian, namun korban baru menceritakan kepada orang tuanya saat ini karena takut.
Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Ende dengan laporan polisi nomor LP/B/185/X/2023/SPKT/Polres Ende/Polda NTT tanggal 17 Oktober 2023.
Laporan polisi ini diikuti dengan surat perintah penyidikan nomor SP.Sidik/439/X/2023/Reskrim, tanggal 23 Oktober 2023.
"Kasus pencabulannya sudah dari bulan September lalu namun baru dilaporkan korban saat ini karena korban takut dan pelaku selalu menggoda korban," ujar Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Yance Yauri Kadiaman, SH saat dikonfirmasi Selasa (24/10/2023).
Pencabulan ini dilakukan HH di dalam gudang Masjid At-Taqwa Pengajawa, Ende.
Pada bulan September lalu, korban dan tiga rekannya pulang berjualan sirih dan pinang.
Saat tiba di belakang Masjid At-Taqwa, tersangka HH memanggil ketiga orang anak tersebut dan meminta untuk membantu HH membersihkan masjid.
Korban dan tiga rekannya kembali ke rumah untuk menyimpan seluruh barang-barang bawaan mereka.
Selanjutnya keempat bocah perempuan ini kembali mendatangi masjid At-Taqwa.
Pada saat itu korban dan ketiga orang temannya langsung membantu membersihkan bagian teras masjid.
Lalu tersangka HH memanggil korban F dan disuruh untuk membersihkan kotoran ayam di dalam gudang masjid.
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK
Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya
Tim Visa Kemenhaj Lembur Hingga Waktu Sahur, Pemvisaan Jemaah Haji Capai 162 Ribu Target Rampung Awal Maret
Gandeng IPB University, Kemenhaj Perkuat Penyusunan Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji