Minggu, 11 Oktober 2026

Pelaku Penganiayaan Terhadap Liti Gea, Pedagang di Pasar Gambir Ditetapkan sebagai Tersangka

Redaksi - Rabu, 08 September 2021 07:15 WIB
Pelaku Penganiayaan Terhadap Liti Gea, Pedagang di Pasar Gambir Ditetapkan sebagai Tersangka

digtara.com – Pelaku penganiayaan pedagang di Pasar Gambir Pasar VIII Tembung Deliserdang, BS, ditetapkan sebagai tersangka. Penganiayaan Terhadap Liti Gea

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu, Rabu (8/9/2021).

Janpiter mengatakan, tersangka BS sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam penganiayaan yang terjadi Minggu Kemarin.

Baca: Viral! Pasangan Gancet di Kamar Kos, Menangis Kesakitan Minta Dilepaskan

“Sudah kita masukkan ke sel, sudah jadi tersangka dari tadi malam karena sudah 1×24 jam,” ucapnya kepada wartawan.

Untuk para pelaku lainnya, pihaknya masih mengejar dan untuk tersangka BS sendiri terancam hukuman 7 tahun penjara.

“Dia mengakui dia menendang ibu itu, Pasal 351 KUHP Junto 170 mengenai tindak pidana penganiayaan dan terancam hukuman 7 Tahun penjara,” ucapnya lagi.

Baca: Cerita Liti Gea, Korban Pemukulan Preman Pajak Gambir: Aku Ditunjang Sama Ditumbuk Mereka

Dikatakan juga pelaku BS juga melaporkan si korban Liti dikarenakan pada saat kejadian korban sempat cek cok terlebih dahulu lalu mencakar tersangka BS.

“Soal laporan pelaku juga melaporkan ibu itu karena dalam perdebatan itu dia di cakar, memukul, cuma ditangkis oleh si pelaku ini. Kena juga, cuma kita lagi nunggu hasil visum,” ucap Kapolsek Percut Sei Tuan.

Sebelumnya Liti Wari Iman Gea (37) menjadi korban pengeroyokan sejumlah preman di Pasak Gambir, Pasar VIII Tembung, Deliserdang, Minggu kemarin. Video pengroyokannya pun menjadi viral di sosial media.

Liti bersama anaknya didampingi kuasa hukumnya datang ke Polsek Percut Sei Tuan untuk diperiksa.

Ketika sedang menjalani pemeriksaan di Polsek, Kepada wartawan, Liti pun menceritakan awal mula dia bersiteru dengan preman pajak tersebut bermula dari dimintanya uang pajak kepadanya.

Baca: Kasus Penganiayaan Bocah SD, Dua Oknum Anggota TNI Dibawa ke Kupang Untuk Ditahan

“Mereka minta uang 500 ribu sama saya, tidak saya berikan, pagi pagi jam 7 tidak aku openin mereka, aku pergi belanja, selesai belanja datang lagi dia, terus mereka bilang gak usah jualan kau disitu, terus aku bilang tunggu lah bang biar aku turunkan belanjaan ini dulu, terus tiba tiba perutku di tendangnya 2 kali, terus aku bilang bang janganlah gitu sama perempuan,” ucapnya kepada Wartawan, Selasa kemarin. [mag-03]

Pelaku Penganiayaan Terhadap Liti Gea, Pedagang di Pasar Gambir Ditetapkan sebagai Tersangka

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Viral di Tiktok, Keributan Siswa di Sulamu-Kupang Didamaikan Kapolsek

Sempat Viral di Tiktok, Keributan Siswa di Sulamu-Kupang Didamaikan Kapolsek

Enam Desa di China Ubah Popularitas Viral Jadi Peluang Ekonomi Bersama

Enam Desa di China Ubah Popularitas Viral Jadi Peluang Ekonomi Bersama

13 Rumah Rusak di Humbahas, Kericuhan Diduga Dipicu Sengketa Lahan

13 Rumah Rusak di Humbahas, Kericuhan Diduga Dipicu Sengketa Lahan

Cara Edit Foto Retro 80-an di ChatGPT, Tinggal Klik Fitur 80s Flashback

Cara Edit Foto Retro 80-an di ChatGPT, Tinggal Klik Fitur 80s Flashback

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Begini Penjelasan Kapolres Sumba Timur Soal Dugaan Keterlibatan Dua Oknum Anggota Dalam Kasus Pencurian Ternak

Begini Penjelasan Kapolres Sumba Timur Soal Dugaan Keterlibatan Dua Oknum Anggota Dalam Kasus Pencurian Ternak

Komentar
Berita Terbaru